Hal yang diperhatikan sebelum ganti template

Bulan Juli tahun 2020, saya sengaja ganti template blog ini. Sebenarnya udah nggak pengen ganti-ganti karena sudah jatuh cinta dengan tampilan blogku yang kemarin.

Takut juga DA jadi turun lagi gara-gara ganti template blog. Tapi harus ganti karena template yang saya pakai memberi brokenlink di semua postingan.

Kok bisa??

Iya, karena di setiap template gratisan itu kan, ada keterangan desain oleh siapa gitu. Nah, link yang menuju web desainernya itu udah broken.  Entah mungkin website-nya dihapus atau apa?

Sebenarnya bisa diatasi dengan menghapus link itu tapi kok, gak sreg di hati ya. Seperti kurang menghargai karya orang dengan tidak mencantumkan namanya.

Ya udah, setelah menimbang-nimbang, akhirnya aku beranikan diri untuk mengganti template yang lebih ramah SEO. Yeay!!!

Biar nggak drama gara-gara kejadian yang nggak diinginkan. Aku browsing kesana-kemari. Meskipun dulu aku hobi ganti-ganti template dan akhirnya setia sama template kemarin selama kurang lebih 10 bulan. Bukan berarti aku selalu ingat betul gimana cara edit html di blogger.

Agar besok aku nggak pusing pala barbie saat mau ganti template lagi, aku tulis aja point-point yang perlu diperhatikan di blog ini.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ganti Template

Mengganti template blog

Karena aku pakai blogger, maka yang kutulis di sini adalah ganti template blogspot. Jujur, aku suka dengan fitur-fitur yang ada di wordpress. Menurutku lebih mudah memberikan variasi dalam blog seperti slide banner, quotes dan widget lainnya dibanding dengan blogspot yang lebih sederhana. 

Mungkin karena sederhana, jadi blogspot lebih mudah digunakan oleh blogger pemula seperti saya. Selain itu, biaya tahunannya jelas lebih murah blogspot dibanding Wordpress jadi kalo untuk pemula pas banget. Kan belum banyak job-nya he, he.

Kembali ke hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat ganti template? Ini dia, catatan saya: 

1. Tampilan Widget

Hal pertama yang kita perhatikan tentu tampilan blog sebelum diganti. Perhatikan semua widget yang terpasang di blog kita. Ada banner apa saja? Ada kode html yang harus dipasang dibalik gambar/tulisan dalam tampilan  permanen atau tidak? 

Salin dan paste kode yang penting di note untuk nanti dipasang kembali saat template blog sudah diganti. 

2. Mencadangkan Template

Hal yang paling penting adalah selalu mencadangkan tema sebelum diganti. Hal ini harus dilakukan supaya jika template yang baru ada sesuatu yang error, kita bisa mengembalikan ke template yang sebelumnya.

3. Catat Kode Google Analytic

Ini nih, yang sempat kualami. Kehilangan traffic antara bulan Desember sampai bulan Juni 2020. OMG! Iya, untunglah aku lolos ketika masuk KGB. Coba kalo belum 3 bulan, bisa dikick dini aku, huhuhu. Pengalaman mengikuti kelas growthing bonus DA++ itu sesuatu yang amazing buatku di tahun 2020. Iya, kalo enggak blogku nggak akan senarsis ini. Apalah aku tanpa mereka? 

Yang perlu dilakukan adalah copy paste kode Google Analityc simpan di word atau note lainnya. Kadang ada template yang langsung kepasang lagi kode-kode lama tapi seringnya kalo template baru ya kodenya hilang semua. 

4. Persiapkan Template yang Akan Dipasang

Hal yang nggak kalah penting sebelum ganti template adalah melihat dengan teliti template yang akan kita pasang. Biasanya sebelum memasang, ada demo template. Baca juga di keterangan fitur-fitur apa saja yang bakal kita dapatkan. Baik untuk template yang gratis dan yang berbayar. 

Usahakan cari template yang SEO friendly, mudah dinavigasi dan warna serta desainnya simple. Kalo sudah mantap, bisa didownload dan diekstrak terlebih dulu. Baru pasang deh! 

5. Sediakan Waktu Ekstra

Berganti tampilan blogspot

Waktu penting banget untuk mengganti template dan memasang kode kembali. Kadang kita perlu geser-geser widget, font, penyesuaian warna dll. Jangan sampai ada pengunjung yang datang ke blog kita dan mendapati ternyata tampilannya berantakan.

Pokoknya jika belum punya waktu luang yang longgar dan punya tubuh yang benar-benar fresh, jangan dulu ganti template. Pertimbangkan juga bahwa hal ini akan banyak mempengaruhi performa blog kita.

6. Cek Kategori, Label dan Home

Nggak kalah penting adalah menaruh kembali kategori, label dan home pada tempat yang mudah. Istilahnya bikin navigasi yang mudah agar pengunjung bisa gampang mau beralih halaman. 

Kalo aku kemarin sempat bingung mengatur widget arsip. Ternyata template yang kugunakan nggak menyediakan fitur scroll dan judul nggak muncul, huhu. Untunglah akhirnya bisa diutak-atik lagi sehingga bisa discroll walau sebenarnya masih belum pas dengan yang diinginkan. 

7. Pasang Kembali Link Sosial Media

Yang jangan sampai terlewat adalah memasang kembali link Facebook, Instagram dan Twitter. Biar pas ada pengunjung yang lagi kepoin kita, bisa mantengin syukur sih, difollow juga. Kan lumayan tambah follower lagi? 

Kesimpulan:

Mengganti template memang mudah tetapi ada hal-hal yang nggak boleh dilupakan yaitu apa yang sudah disebutkan di atas. Akibatnya bisa bikin jantungan haha. Terutama buat blogger wanita seperti aku, pernah sampai panas dingin karena tampilan blogku sebagian hilang. Duh!!!

Yang paling sedih adalah ketika kehilangan data dari Google Analitycs selama hampir 6 bulanan. Itu pun aku baru nyadar saat mulai mau mendaftar job. Dan bisa ditebak aku gagal mendapat peluang pekerjaan di depan mata. Wah, sayang banget. Semoga kejadian seperti ini nggak menimpaku lagi. 

Nah, kalau pengalaman Sobat Catatan Yustrini gimana? Apa pernah mengalami hal yang sama? 

Dan apa sih yang perlu diperhatikan sebelum ganti template lainnya menurutmu? Boleh dong berbagi di kolom komentar. 




2 Comments

  1. bener mbak, saya dulu gonta ganti template. harus berkali kali nyiapin widget yang hilang. makin kesini. makin nggak betah sama gonta ganti template. dan akhirnya jatuh cinta dengan template bawaan blogger. heheeheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jadi banyak yang hilang kalo sehabis ganti template. Kadang bosan juga sih sama tampilan lama tapi sekarang udah suka sama template ini aja. Ha, ha.

      Delete

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.