Minggu, 22 Maret 2020

Keunggulan Menggunakan 4G Roaming Singapura dan Malaysia

smartfren.com
Bagi Anda yang memiliki rencana liburan ke luar negeri, khususnya Singapura-Malaysia, tentunya akan sangat membutuhkan paket 4G roaming Singapura dan Malaysia. Kebutuhan internet sekarang ini wajib dipenuhi oleh setiap individu karena segala akses informasi sudah terkoneksi dengan layanan internet. Selain itu ada banyak kelebihan internet yang bisa dinikmati dimana pun Anda berada, khususnya saat di luar negeri. Mobilitas Anda secara otomatis menjadi lebih tinggi terlebih lagi jika perjalanan Anda ke luar negeri adalah yang pertama kalinya. Dengan adanya paket 4G roaming, Anda bisa mengakses segala informasi dengan mudah dan cepat.

Tip Memilih 4G Roaming 

Sepulsa.com
Seperti yang sudah dijelaskan jika untuk melancarkan liburan Anda di luar negeri, maka perlu akses internet 4G roaming yang lancar. Sebelumnya, ada beberapa tip yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah dalam memilih kartu yang dibutuhkan. Tip yang pertama adalah pilih 4G roaming yang tersedia untuk negera tujuan Anda. Jika memang tempat liburan yang akan dituju adalah Singapura dan Malaysia, maka jangan memilih di luar negara tujuan tersebut. Lalu tip yang kedua adalah carilah provider yang menawarkan harga paling ekonomis. Dengan memperhatikan hal tersebut sangat mudah mendapatkan 4G roaming Singapura dan Malaysia terbaik.

Keunggulan Menggunakan 4G Roaming Singapura dan Malaysia

smartfren.com

Ada beberapa keunggulan yang bisa diperoleh apabila menggunakan 4G roaming saat berada di Singapura dan Malaysia. Selain bisa mendapatkan harga yang lebih hemat, Anda bisa menikmati akses internet yang cepat dan anti lelet saat berada di negara tujuan. Biasanya, sinyal 4G roaming yang tersedia akan sangat kuat sehingga akan tetap lancar digunakan untuk akses internet dan komunikasi. Tak hanya itu, Anda bisa memilih paket roaming yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu masa berlaku ataupun kecepatan akses internet. Dengan begitu, biaya pembelian yang dikeluarkan tidak bisa terarah sesuai kebutuhan.

Semua keunggulan tersebut hanya bisa terwujud apabila Anda menggunakan 4G roaming Singapura dan Malaysia dengan memilih provider yang tepat. Namun tidak perlu merasa bingung karena Smartfren Wow bisa menjadi solusi cerdas Anda. Untuk pembeliannya bisa dilakukan pada gerai atau outlet official Smartfen yang telah terpercaya sehingga Anda bisa mendapatkan 4G roaming yang original. Nantinya, Anda bisa menikmati berbagai keunggulan yang ada di dalamnya. 

Kamis, 12 Maret 2020

Jadi Berani Terus Lakukan Lebih dengan Manfaat Pinjaman Online


Di era sekarang rasanya dunia digital berputar begitu cepat. Kalau jeli melihat peluang, ada banyak hal yang bisa kita kerjakan lewat media sosial misal berjualan secara online.

Ide bisnis membuat kue kering atau sejenisnya bisa nih, dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Jadi, wanita bisa menghasilkan uang dari rumah tanpa meninggalkan kewajiban mengurus rumah tangga. Anak terjaga, rumah terawat, suami tetap terlayani, penghasilan terus mengalir. Wah, siapa yang tidak mau? 

Bagi saya, wanita yang mempunyai penghasilan sendiri tentu akan lebih dihargai daripada wanita yang cuma menunggu gaji suami diberikan. Selain itu, dengan adanya penghasilan sendiri bisa #jadiberani Terus Lakukan Lebih untuk membangun ekonomi keluarga jadi lebih baik. Ingat, bahwa ekonomi suatu bangsa yang kuat berawal dari satu keluarga yang kuat juga. 

Menjelang bulan Ramadhan banyak peluang usaha di depan mata. Tetapi untuk membuka usaha tentu butuh modal. Apalagi jika mendapat pesanan dadakan. Duh, uang yang ada sudah habis buat keperluan ini itu, sedangkan gaji suami belum tiba. 

Mengajukan pinjaman di bank tentu butuh waktu yang lama, sementara pelanggan butuh kuenya lusa. Lalu kapan ke banknya? Jaminan seperti BPKB belum ada, rumah masih KPR. Usaha juga tidak terlihat karena hanya melalui online, padahal salah satu syarat pengajuan pinjaman dilihat juga tempat usahanya. Kalau sudah begini gimana ya? Kan, nggak mungkin menolak pelanggan, bisa-bisa beralih ke penjual lain. 

Aha, untung sekarang kita hidup di era serba digital sehingga untuk meminjam uang pun bisa dilakukan secara online. Tinggal pilih aja salah satu perusahaan Fintech P2P Lending yang bertebaran di dunia maya.

Fintech P2P Lending (financial technology peer-2-peer lending) adalah layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

Saat ini ada banyak sekali Fintech P2P Lending yang memberikan kemudahan dalam meminjam tetapi perlu dicermati apakah platform penyedia jasa pinjaman itu terpercaya atau tidak? 

Ada beberapa teman bercerita bahwa ada banyak platform pinjaman online yang menagih hutang ke semua nomor yang ada di kontak hapenya. Duh, bikin malu kan?

Untuk itu, harus benar-benar cermat dalam memilih jasa pinjaman online ini. Cari yang sudah terdaftar di OJK sehingga terhindar dari hal-hal yang kurang diinginkan.

Ketua Satgas Waspada Investasi menemukan sebanyak 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech p2p lending ilegal yang beredar di masyarakat dan tidak terdaftar OJK. Tentunya hal ini bisa merugikan masyarakat. Meminjam ke fintech yang tidak berijin, beresiko mendapat ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman, biaya denda yang diterima juga bisa di luar dari perjanjian.

Sebelumnya pada November 2019 Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 1.494 fintech p2p lending ilegal. Sehingga total fintech yang telah ditindak sepanjang tahun 2018 sampai November 2019 sebanyak 1.898 entitas.

Lihatlah infografis perbedaan fintech lending ilegal dengan yang legal di bawah ini. 

Perbedaan Fintech Ilegal dan Legal
Perkembangan fintech di Indonesia cukup melesat, tercermin dari nilai kredit, jumlah pemberi dan penerima pinjaman, juga perusahaan fintech yang telah terdaftar. Per 20 Desember 2019, total perusahaan Fintech P2P Lending yang terdaftar dan berijin di OJK berjumlah 164 perusahaan. Daftar lengkap bisa dilihat di www.ojk.co.id.

Salah satu platform yang memberikan jaminan perlindungan terhadap data pribadi adalah Kredit Pintar. Aplikasi ini sudah tersedia di Play Store dan sudah diunduh oleh 10 juta pengguna lebih. 

Kredit Pintar adalah platform pinjaman uang tunai online yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kita bisa meminjam hingga limit 10 juta dengan jangka waktu pinjaman dari 91 hari sampai 360 hari.

Kelebihan dari Kredit Pintar:
1. Bunga harian rendah mulai dari 0,19 %
2. Limit hingga 10 juta
3. Pencairan cepat kurang dari 24 jam
4. Suku bunga tahunan tidak lebih dari 11%
5. Pelunasan mudah dengan banyak metode pembayaran (BNI, BCA, BRI, Mandiri, Alfamart, dll)
6. Aman dan terpercaya. Ada perlindungan terhadap data pribadi. Agar akun Kredit Pintar tetap aman jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak Kredit Pintar. 
7. Tanpa jaminan.
8. Sudah menerima banyak penghargaan.
9. Diunduh oleh 10 juta pengguna lebih.


Cara menggunakan Kredit Pintar:
1. Unduh aplikasi Kredit Pintar di Google Play Store. Bisa juga meminjam uang online melalui Tokopedia.
2. Daftar dengan nomor handphone sendiri.
3. Pilih jumlah pinjaman dan periode pembayaran yang diinginkan.
4. Masukan semua data yang diperlukan.
5. Tunggu verifikasi dan dalam waktu kurang dari 24 jam pinjaman akan segera cair. 

Syarat pengajuan pinjaman:
1. Domisili di Indonesia.
2. WNI
3. Berusia minimal 18 tahun.

Memanfaatkan pinjaman online demi berlangsungnya usaha agar tetap berjalan, sah-sah saja. Karena dengan aliran dana, kita bisa #jadiberani Terus Lakukan Lebih untuk membangun bisnis keluarga jadi kuat.

Informasi lebih lanjut hubungi: 
Phone: 021-50598882
Email: cs@kreditpintar.com
Facebook: KreditPintarOfficial
Instagram: @KreditPintar
Twitter: @KreditPintar 
Kantor: DISTRICT 8 Treasury Tower Lt 53, SCBD Lot 28
Jl. Jend. Sudirman kav 52-54 
Jakarta 12190


Sumber informasi:
-https://duwitmu.com/kta/pinjaman-online-kredit-pintar/amp/
-https://loan.kreditpintar.com/blog/kredit-pintar-jadiberani-wujudkan-mimpimu/
-https://www.duniafintech.com/10-juta-kredit-pintar/




Jumat, 06 Maret 2020

Mengenal Lebih Dalam Virus Corona dan Penyebarannya

Moderator Indra Rizon SKM, MKM bersama dengan narasumber 

Di tengah maraknya berita Corona yang menghebohkan dunia, saya mendapat undangan dari Komunitas Blogger Crony untuk mengikuti acara Temu Netizen Cerdas dan Aman Menghadapi COVID-19 di Jogja bertempat di The Rich Hotel Jogja. Wah, tentu hal ini tak akan kusia-siakan karena menyangkut Tante Corona yang baru viral itu.


Sebagai kaum awam yang tidak begitu mengenal dunia kesehatan apalagi dunia tentang virus tentu tak bisa lepas dari khawatir takut tertular juga. Maka, mengikuti acara ini bisa membukakan wawasan saya jadi lebih terbuka termasuk mendapatkan cara pencegahannya.

Sewaktu acara ini diadakan yaitu tanggal 29 Februari kemarin, Indonesia belum mengkonfirmasi ada kasus Corona, hanya ada beberapa kasus suspect dan proses karantina WNI di Natuna yang pulang dari China.


Penyebaran Virus Corona ini memang cukup mengkhawatirkan karena dalam waktu hitungan hari bahkan jam, virus yang diduga muncul di pasar seafood Wuhan, Tiongkok pertama kalinya bisa tersebar ke 43 negara (29/2/20) dan saat tulisan ini dibuat, kasusnya makin naik jadi 100 ribu lebih penderita di 97 negara (7/2/20).

Hiks, padahal pada waktu acara ini diadakan, baru 63 negara dengan 84 ribu kasus lho! Kebayang, kan bagaimana cepatnya virus ini mewabah? Maka tak heran jika pada tanggal 30 Januari 2020, WHO mengeluarkan darurat global mengenai COVID-19.

"Mengenal Lebih Dekat Penyebaran Virus Corona dan Virus Mematikan melalui Perantara Hewan."

Oleh Prof.Dr.drh.Wayan Tunas Artama dari Indonesia One Heatlh University UGM

Prof. Dr. drh Wayan Tunas Artama
Acara dibuka oleh sang moderator, Indra Rizon SKM, MKM-Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga. Menghadirkan para narasumber dari PHRI, One Health, Dinas Kesehatan DIY, RSUP Sardjito dan Kemenkes.

Virus adalah microorganime patogen yang menginfeksi sel makhluk hidup. Virus tidak bisa dilihat dengan mata telanjang karena sangat kecil dan hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Corona atau yang secara ilmiah disebut Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) adalah keluarga besar virus corona jenis baru yang menyebabkan penyakit ringan hingga berat seperti flu, MERS dan SARS.


Terdeteksi pada akhir 2019 di kota Wuhan oleh mendiang dr. Li Wenliang yang menemukan gejala mirip penyakit SARS pada pasiennya. Diketahui bahwa semua pasiennya pernah pergi atau beraktivitas di pasar Huanan, Wuhan, Tiongkok. Diketahui bahwa pasar ini menjual aneka satwa seperti kelelawar dan ular.

Dokter yang memberikan peringatan dini akan penyakit yang disebabkan virus jenis baru meninggal pada 7 Februari akibat terpapar virus yang sama. Ia memberi virus corona baru dengan kode 2019-nCoV.

11 Februari kemarin, WHO menggelar konferensi pers mengumumkan nama resmi penyakit yang disebabkan virus corona jenis baru/2019-nCoV/SARS-Cov-2 ini COVID-19.

Gejala yang terdeteksi adalah demam, batuk, pilek, sesak nafas, masalah pencernaan dan yang lebih parah adalah gejala pneumonia, gagal ginjal, hati dan jantung. Menurut penelitian, gejala bisa keluar dalam 2 sampai 2 minggu setelah terinfeksi virus.

"Kesiapan dan Ketahanan Dunia Pariwisata DIY Menghadapi Penyebaran Virus Corona" 

Oleh Pak Wartadi, Wakil Ketua Bidang SDM Pelatihan dan Sertifikasi PHRI DIY. 

Pak Wartadi

Dunia pariwisata tentu yang paling terdampak akibat penyebaran virus Corona, karena orang-orang akan mengurangi berpergian jika tidak perlu. Namun, hal ini tidak begitu terasa untuk wilayah DIY, karena kebetulan bulan Januari sampai Mei biasanya adalah musil Low Season bagi turis asing dan domestik, lagipula belum banyak turis dari negara Cina yang datang ke Jogja.

Untuk mengantisipasi dampak Virus Corona, PHRI dalam acara Munas PHRI di Jakarta tanggal 8-10 Februari telah mencanangkan program "PHRI WIFE" yang mengajak orang-orang Indonesia berwisata di negeri sendiri. Sebelumnya PHRI bersama Kadin, ASITA DIY dan Dinas Pariwisata DIY sudah menyelenggarakan program Jogja Heboh (11 Jan-15 Maret 2020) yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di DIY.

PHRI juga mengingatkan seluruh anggotanya untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan, segera membawa ke Puskesmas/RS jika ada karyawan atau tamu yang sakit, serta mewajibkan setiap anggota PHRI memiliki Sertifikat Hygiene Sanitasi, Sertifikat Laik Sehat, Keterangan Kualitas Air dan Sertifikat Kompetensi.

Posko Kewaspadaan Virus Corona juga diadakan di Bandara Adi Sucipto dengan melibatkan PT. Angkasa Pura, PHRI DIY, DPD ASTA DIY, Kemenkes dan Dinas Pariwisata DIY sejak 1 Januari kemarin.

"Novel Corona Virus-2019nCoV" 

Oleh dr. Ika Trisnawati,MSc.,Sp.PD(KP)-Ketua Tim Viral Airbone RSUP Dr. Sardjito


Virus ini masih keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan hingga berat seperti flu, pilek, MERS dan SARS. Virus ini memiliki masa inkubasi 5-14 hari setelah terpapar. Ciri-ciri umum seseorang terinfeksi virus ini adalah demam tinggi, panas, sesak napas, gangguan pencernaan, diare hingga menuju penyakit yang lebih parah yaitu pneumonia, gagal pernapasan, gagal ginjal hingga kematian. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin atau obatnya sehingga satu-satunya cara adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien sendiri. 

Pemerintah Indonesia sendiri sudah mengeluarkan pedoman untuk menghadapi wabah penyakit COVID-19 ini dengan melakukan deteksi dini pasien dalam 4 tahap pemantauan, pengawasan, probabel, konfirmasi COVID-19 di pintu masuk negara dan wilayah, mendeteksi adanya penularan dari manusia ke manusia, mendeteksi faktor risiko COVID-19, mengindentifikasi daerah yang berisiko terinfeksi.


Istilah dalam kasus COVID-19:

1. ODP (Orang Dalam Pemantauan) 
Orang yang memiliki gejala maupun tidak bergejala demam dan gangguan pernapasan ringan tetapi pernah melakukan kontak tidak langsung dengan pasien COVID-19, pernah melakukan perjalanan ke daerah yang terpapar virus. ODP harus mengisolasi mandiri di rumah dan tidak boleh berpergian selama 14 hari.

2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)/ Suspeck
Orang yang memiliki gejala ISPA berat dan pernah memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 tetapi hasilnya belum terkonfirmasi positif. Pasien harus diisolasi di rumah sakit sambil terus diperiksa apakah membaik atau makin parah. Serta menunggu hasil laboratorium.

3. Terkonfirmasi/positif
Orang yang sudah menjalani tes kesehatan dan hasilnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. 

Lebih baik lakukan pencegahan sebelum terjadi sakit dengan menjaga kebersihan dan kesehatan yakni selalu mencuci tangan dengan sabun cair dan air, menutup hidung dan mulut ketika bersin dan batuk, jika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas kesehatan. Biasakan juga makan sayur dan buah agar daya tahan tubuh tetap terjaga.



Pemerintah juga mengeluarkan travel advisory dan jika terjadi penambahan kasus maka akan mengeluarkan travel warning. Hindari kontak dengan hewan, hindari mengkonsumsi produk hewan mentah atau setengah matang, hindari kontak dekat dengan pasien dengan gejala ISPA, patuhi petunjuk keamanan makanan.

Kesiapan DIY Menangani Penyebaran Virus Cororna dan Virus Lain yang Mematikan

Oleh drg. Pembayun Setyaning Astutie M.Kes Kepala Dinas Kesehatan DIY


Langkah yang diambil oleh pemerintah DIY dalam menangani penyebaran Corona:
  • Dinkes DIY menerbitkan Surat Edaran Kewaspadaan dini Pneumonia Berat pada tanggal 20 Januari 2020
  • Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memasang thermal scanner di pintu kedatangan Bandara Adisucipto Yogyakarta dan Bandara International Airport
  • Dinkes DIY menerbitkan Publikasi Informasi terkini terkait kewaspadaan Virus Corona pada tanggal 27 Januari 2020
  • Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat terkait COVID-19 melalui media sosial, media massa dan edaran/publikasi
  • Memperkuat alur rujukan dari KKP, Puskesmas dan RS.

Best Practice Pengelola Komunikasi

Oleh drg. Widayawati, MKM


Berita tentang Novel Corona Virus telah tersebar dengan cepat dan mencapai puncaknya pada 28/1/2020 (331 berita) ketika Menkes melakukan Raker dengan Komisi IX DPR dan saat Menkes melakukan Rakor dengan Menko PMK dan sejumlah Menteri lainnya. Angle pemberitaan seputar kesiapan 100 RS, KKP, anggaran, perkembangan kasus di Indonesia dan imbuan publik.

Dari kuantitas berita, pemberitaan tentang 2019-nCoV proporsinya berkisar 49% dari seluruh berita kesehatan selama bulan Januari 2020.

Kebijakan Komunikasi

1. Menkes selaku juru bicara utama menjelaskan kebijakan hal yang sifatnya strategis, berdampak luas dan lingkup nasional/internasional.
2. Eselon I/II (termasuk kepala/direktur UPT) terkait isu/program terkait isu/program sebagai juru bicara teknis. Menjelaskan kebijakan/program terkait isu/kasus secara teknis, misal epidem├Čologi penyakit, pengobatan, pencegahan, dsb.
3. Ka. Rokomyanmas/pejabat yang ditunjuk Menkes sebagai jubir harian.
4. Penyampaian perkembangan kasus harus berdasarkan data dan kebijakan terkini.
5. Sumber informasi yang digunakan berasal dari situs resmi kementrian/lembaga berwenang: infeksiemerging.kemkes.go.id, who.int, cdc.gov.
6. Rokomyanmas berlaku sebagai koordinator dalam penyampaian informasi kepada pers/publik.
7. Permintaan wawancara kepada jubir harus diketahui Rokomyanmas dan didampingi staf Rokomyanmas dan/ humas unit utama.

Communication Strategy for Corona Virus

1. Analisis Situasi
-Penyebaran nCoV 2019 di Indonesia.
-Penyebaran global: penularan human to human, status PHEIC.
-Evakuasi WNI dari China ke Indonesia

2. Tujuan
-Meningkatkan pemahaman pada situasi dan upaya pemerintah agar tercipta ketenangan dan kewaspadaan publik.
-Membangun kesadaran publik untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan (promotif, preventif).

3. Audiens
-Primer: masyarakat yang akan/baru bepergian/kembali dari negara-negara yang dilaporkan terjangkit nCoV-2019.
-Sekunder: WNI dan petugas yang terlibat dalam evakuasi serta keluarganya.
-Tersier: Lintas program Kemenkes terkait (internal), lintas sektor terkait, DPR, media, publik lainnya.

4. Pesan
Update upaya terkini (evakuasi, masa karantina, penanganan kasus), perkembangan kasus, kesiapsiagaan pemerintah, imbauan promotif, preventif, antihoaks.

5. Media
-Owned media:
 Rilis, radio kesehatan, Mediakom, infografis, videografis, vlog & shareable content lainnya.
-Paid media: advertorial di media cetak & online (nasional & lokal).
-Shared media: Akun resmi media sosial Kemenkes, #NarasiTunggal K/L
-Earned media: reportase hasil kunjungan media ke KKP, RS, Lab dsb. Undangan narasumber dalam talkshow TV/radio (nasional & lokal), pressbrief.
-Other media: dialog dengan KOL, netizen.

6. Komunikator
-Jubir Utama: Menkes
-Jubir teknis: Dirjen P2P, Eselon II terkait di P2P, opinion leader/pakar kesehatan.
-Jubir harian: Ka. Rokomyanmas, Sesditjen P2P

7. Taktik/Implementasi
- Tujuan: Opportunity to access, read, memorize, share.
- Teknik: Framing, signing, priming.
- Operasional: Penyampaian pesan kunci melalui media yang tepat oleh jubir yang ditunjuk pada waktu tertentu.

8. Monev:
- Tujuan: Mengetahui keberhasilan strategi komunikasi, menghasilkan upaya perbaikan.
- Monev pada tiap unsur, tahapan dan waktu pelaksanaan stategi komunikasi.

Dibanding virusnya lebih berbahaya informasinya, terutama yang hoaks yang banyak beredar. Menurut saya yang paling parah itu hoaks yang belum lama disebutkan ada empat orang yang meninggal yang ternyata hanya simulasi. Ini berat, menurut saya itu pemotongan skenario dan gambar yang tidak pas. Ini tentu menimbulkan kegelisahan banyak orang, padahal itu hanya simulasi tetapi kesannya seperti sebetulnya.
Terawan Agus Putranto, Menkes RI- mediaindonesia.com (3/2).

Hoaks terkait nCoV 2019 yang sudah beredar di masyarakat adalah pencegahan flu, konsumsi bawang putih, penularan melalui HP dan korban Corona di Soeta.

Begitu pentingnya saring dulu semua berita yang diterima sebelum dibagikan kembali. Sebarkan info atau banner resmi tentang COVID-19 hanya dari akun resmi media sosial Kemenkes RI.

Akun resmi Kemenkes RI:
Twitter: @kemenkesRI
FB: @KementerianKesehatanRI
IG: @kemenkes_ri
Web: kem.kes.go.id/
Hotline di 1500567

Info terbaru kasus Corona :