Senin, 10 Februari 2020

Sate Kanak, Si Jago Ngulik Sate dari Jogja


"Hmm, bau sate-nya sudah mulai tercium nih!" batinku saat melangkahkan kaki di halaman depan bagian Jogja Paradise Foodcourt.

Meski letak Sate Ratu jauh dan paling belakang, namun bau khas sate sampai kemana-mana jadi mudah ditemukan, wkwkwk.
Video testimoni dari pengunjung Sate Ratu 
8 Februari 2020, saya diundang ke Sate Ratu dalam rangka mengenalkan menu baru "Sate Kanak" yang pada tahun 2019 kemarin memenangkan ajang bergengsi bidang pebisnis kuliner "Ngulik Rasa". Kompetisi ini diselenggarakan oleh Unilever dengan tujuan menumbuhkan kreativitas para pebisnis kuliner Indonesia dalam menciptakan kreasi fusion dari masakan khas Indonesia.

IG: Sate Ratu
Ada sekitar 2.900 lebih dari seluruh Indonesia yang mengikuti kompetisi yang dibagi dalam 3 kategori yaitu Sate, Soto dan Nasi Goreng. Dari masing-masing kategori diambil 15 peserta yang melakukan final cook-off di Jakarta.

Memberi sentuhan unik pada masakan menjadi inti dari kompetisi Ngulik Rasa. Namun, Pak Budi tidak mau jika mengikutkan Sate Merah ke dalam perlombaan. Disamping sudah pernah diikutkan dalam ajang serupa, di sini beliau harus mau membuka resep.

Oleh karena alasan tersebut dan atas permintaan para konsumen yang datang selalu menanyakan menu sate yang tidak pedas, maka lahirlah apa yang dinamakan Sate Kanak.

Berbalut bumbu khas Sate Ratu diperkaya dengan gula jawa, Kecap Manis Bango dan aroma Jeruk Limau membawa Sate Kanak ini menjadi Jago Ngulik Sate. Hadiah uang 50 juta pun berhasil dibawa pulang.

Tetapi menurut Pak Budi, bukan hadiah uang yang terpenting, namun adanya nilai tambah untuk bisnis restoran dan promosi yang makin meningkat karena acara itu banyak diliput oleh media besar, blogger dan youtuber.

Rasa Sate Kanak

Sate Merah, Sate Kanak, Kuah Polos lengkap dengan nasi (dokpri).
Secara penampakan, tak jauh bedanya antara Sate Kanak dan Sate Merah. Ibarat kembar identik yang harus dicari perbedaanya. Tak perlu takut tidak bisa membedakan, karena untuk Sate Kanak di tusuk satenya diberi tanda hitam.

Dari segi rasa, Sate Kanak hadir lebih ramah ketimbang Sate Merah yang pedasnya nendang. Kesan manis langsung terasa di lidah begitu menggigit irisan yang pertama. Empuk dan tetap juicy dagingnya saat dimakan, bumbunya meresap sempurna ke dalam daging. Jadi nggak hambar walau tanpa saus kacang seperti sate pada umumnya.

Harga di sini semua kelipatan 5k, tujuannya agar lebih efisien dalam melayani pembeli. Semua sate dibanderol 25k, minuman, nasi 5k.

Menu Sate Ratu tak terlalu banyak variasinya ada Sate Merah, Sate Kanak, Lilit Basah, Kuah Polos, Ceker Tugel. jadi jangan khawatir menunggu pesanan keluar lama.

Nah, bagi kamu yang sedang ada di Jogja jangan lupa mampir ke Sate Ratu yang berlokasi di Jogja Paradise Foodcourt.

Lokasi: 

Sate Ratu
Jogja Paradise Foodcourt
Jl. Magelang KM 6 Kutupatran, Sleman, DIY

Buka: Senin-Sabtu Pukul 11.00-21.00 WIB
Minggu libur

Kamis, 06 Februari 2020

Review Ugul-Ugul Kepurun, Destinasi Wisata Agroedutourism Klaten


Menikmati suasana pedesaan merupakan hal yang cukup mewah bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan. Beruntung, saya diajak teman-teman untuk mengunjungi sebuah kawasan wisata nan cantik yang berada di sekitar lereng Merapi.

Berbekal keinginan untuk menikmati suasana sejuk sekaligus ingin berwisata, saya pun menuju ke Ugul-Ugul Kepurun yang secara administratif sudah masuk ke wilayah desa Kepurun, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah.

Untuk mencapai lokasi wisata ini dibutuhkan waktu kurang lebih 60 menit dari Jalan Janti. Perjalanan makin menarik tatkala kendaraan kami mulai memasuki kawasan belakang Candi Bubrah yang masih satu area dengan Candi Prambanan.

Baca Juga: Wisata Sejarah Candi Mendut Magelang 

Hamparan sawah yang hijau di kanan kiri jalan terus mengiringi sepanjang perjalanan. Maklum dari Jl. Solo-Prambanan masih cukup jauh tetapi semua pemandangan tadi mampu menghapus rasa lelah kami.

Tentang Ugul-Ugul


Di awal berdirinya pada akhir tahun 2017, Ugul-Ugul hanya merupakan sebuah restoran berlatar belakang suasana pedesaan.

Namun awal tahun 2018, Ugul-Ugul mulai melebarkan sayap bisnisnya ke dunia pariwisata berkonsep argoedutourism. Sehingga Ugul-Ugul bukan saja menyediakan makanan dan minuman, tetapi sekaligus menjadi tempat wisata yang mengerti akan kebutuhan masyarakat perkotaan yang rindu untuk menikmati udara bebas polusi. 

Argoedutourism adalah wisata pendidikan mengenai dunia pertanian. Di Ugul-Ugul ini kita bisa mendapatkan semua manfaat berwisata sekaligus mempelajari tentang tumbuhan, hewan dan pertanian.

Ugul-Ugul dikelola oleh PT. Kepurun Pawana Indonesia, farm industries & agro tourism beserta masyarakat desa Kepurun.

Makna dari nama Ugul-Ugul adalah unggul. Jadi jika diartikan Ugul-Ugul Kepurun adalah sesuatu yang diunggulkan di desa Kepurun. Visinya tentu saja untuk meningkatkan semua potensi yang tersembunyi dari desa Kepurun, baik itu dari segi ekonomi, sumber daya manusia dan sumber daya alamnya.

Kegiatan yang bisa dilakukan di Ugul-Ugul Kepurun


Berbagai kegiatan bisa kamu lakukan di sini lho! Mulai dari memancing, outbond, memberi makan hewan ternak, menyaksikan ikan di kolam, terapi ikan, naik kuda, berfoto di taman bunga, naik perahu kayuh, menginap, praktek menanam hidroponik, praktek memproduksi makanan seperti bakso, mengolah susu, membuat pupuk atau sekedar bersantai di gazebo. 

Tak perlu takut jadi mati gaya karena biasanya kalo udah masuk ke hutan atau bukit-bukit jadi susah sinyal. Karena Ugul-Ugul ini mengerti kebutuhan kaum millenial akan sinyal. Jadi di sini disediakan Wi-Fi gratis yang bisa dinikmati oleh semua pengunjung. 

Berada di lahan seluas 3,5 hektar, Ugul-Ugul mempunyai fasilitas yang terbilang komplit, mulai dari guesthouse, mini farming, meeting room, campground, restoran, ATV, taman bunga, water park, angkringan, kolam Catch and Release (CnR), gazebo, toilet, free Wi-Fi, tempat parkir dan mushola.

Menu andalan Ugul-Ugul Resto


Karena Ugul-Ugul berkonsep dasarnya resto, maka yang pertama kami lakukan adalah mencicipi makanannya dulu.

Menu andalan di sini adalah Ikan Bakar Nila dan Sup Ikan Nila Asam Pedas. Saya dan teman-teman tentu saja memilih menu makanan ini.

Untuk Ikan Bakar Nila dari penampakannya saja sudah menggoda selera. Rasanya hmm, yummy... ikannya sama sekali tidak bau tanah atau lumpur. Biasanya kan kalo ikan suka bau gitu. Ini enggak loh! Bumbunya juga terasa sampai ke dalam daging ikan. Sambal dan lalapannya mantulll, menambah selera makan.

Sup Ikan Nila Asam Pedas terasa menyegarkan saat disantap seusai menghabiskan nasi. Daging Nilanya cukup asam bagi saya, tetapi kuahnya enak terasa segar dan pedas ketika dimakan dengan daun kemanginya. Di kuahnya ada cabe utuh, sehingga yang tidak suka pedas masih aman. Kalo seleranya suka pedas, cabenya bisa digerus biar makin mantap!

Selain menu di atas kami juga mencicipi mendoan yang krispi. Hmm, mungkin lebih tepat disebut tempe tepung krispi aja ya? Karena kalo mendoan di Banyumas itu tepungnya masih basah atau istilah di sana menyebutnya 'mendo'.

Menu Ugul-Ugul Resto lainnya


Selain menu di atas, Ugul-Ugul Resto menyediakan Menu Kambing Gunung yaitu Gule Kambing, Bistik, Sate, Balungan Kambing dan Tongseng.

Ada juga Iga Bakar, Sop Iga, Sop Buntut. Ikan Gurame, Cumi, Udang, Ayam tersedia dalam pilihan goreng, bakar, asam manis, asam pedas, bumbu kemangi, cabe ijo dan sup.

Aneka penyetan Lele, Nila dan Ayam. Aneka Bakmi, Nasi Goreng, Capcay, Oseng Genjer, Oseng Kangkung, Oseng Daun Kates.

Aneka cemilan seperti pisang bakar, pisang gorenh, kentang goreng, tahu, tempe, mendoan. Paket keluarga dan paket Ugul-Ugul mulai 30k per orang.

Minuman di sini ada Wedang Uwuh, Wedang Sereh, Wedang Jahe, Teh, Jeruk, aneka Jus, Soft Drink dan Buble Drink.

Berkeliling di Area Wisata Ugul-Ugul


Usai mengisi perut kami segera berkeliling ke area wisata Ugul-Ugul. Cuaca siang itu tak begitu terik sehingga enak buat jalan-jalan.

Pertama kami menuju ke area selfie dan bersantai, di tempat ini ada box telepon merah, meja dan bangku taman, lampu-lampu dari bambu dan replika benteng pengintai. Bersebelahan dengan kandang burung Parkit dan Love Bird.

Taman bunga dan area kolam CnR (Catch and Release). Di sini pengunjung bisa selfie atau yang suka mancing bisa menyalurkan hobi memancing ikan tetapi ikan di sini dipancing untuk dilepas kembali. Kecuali untuk Ikan Nila bisa dibeli dengan ditimbang dan dibayar di kasir.

Koleksi Hewan 


Ugul-Ugul menyediakan fasilitas wisata edukasi untuk belajar mengenal dan merawat hewan. Ada kolam khusus ikan, kandang Kambing, kandang Sapi, Kerbau Bule, Kuda dan Rusa. 

Guest House


Karena PT. KPI juga membuka pelatihan untuk sekolah-sekolah, instansi-instansi dalam bidang perindustrian, pertanian dan perternakan, maka di area Ugul-Ugul juga tersedia kamar-kamar, kamar mandi, mushola, ruang makan dan ruang-ruang produksi. Guest house ini bekerja sama dengan OYO.


Ada pula tempat khusus untuk pengolahan pupuk, pengolahan sampah organik dan nonorganik. 

Mini Farming 


Di sini kita bisa mempelajari sistem menanam di pot, hidroponik, aquaponik maupun di polybag. 

Area Permainan


Area permainan Ugul-Ugul disediakan khusus untuk anak-anak SD dan SMP. Jadi kami belum bisa mencobanya, he, he. 

Kolam Ikan


Bersebelahan dengan area permainan ada kolam ikan khusus untuk pemeliharaan. Jadi ada kolam khusus yang penuh tumbuhan sejenis alga untuk makanan ikan. 

Perahu Kayuh

 
Bagi yang ingin merasakan naik perahu kayuh sambil menikmati suasana sejuk udara di danau bisa loh! Cukup dengan membayar tiket 20k kamu bisa puas mengayuh sepeda selama 20 menit untuk 2 orang.


Tiket Masuk dan Biaya 

Harga tiket masuk sementara untuk motor Rp.2000 dan mobil Rp. 5000 sekalian biaya parkir. Biaya memancing adalah 100k ditukar dengan voucher makan dan minuman di restoran.

Harga makanan mulai dari 10k sampai 50k per porsi. Untuk paket keluarga harga mulai 30k per orang.

Agar bisa menikmati fasilitas belajar dan didampingi bisa menghubungi pihak Ugul-Ugul untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. 

Lokasi 

Ugulugul kepurun
Jl Pasar Butuh Baturan, Dusun 1, Kepurun, Manisrenggo, Klaten Regency, Central Java 55583
0857-8680-8616


Kontak

Email: ppa_kpi@yahoo.co.id
Web: www.ptkepurun.com
Telepon: 0821 3629 2100
IG: @ugulugul_kepurun









Selasa, 04 Februari 2020

Ini 7 Cara Untuk Menyatakan Cinta ke OYO Hotels Versi Saya


Wah, tak terasa kita sudah mulai memasuki bulan penuh cinta tahun ini. Hari Valentine biasa jatuh pada tanggal 14 Februari. Biasanya dirayakan oleh pasangan tetapi sekarang sudah lebih universal lagi karena hampir semua orang kini merayakannya.

Valentine atau hari kasih sayang ini disebut-sebut merupakan perayaan untuk memperingati Santo Valentinus yang merupakan sebuah nama dari 3 orang suci yang berbeda. Pertama seorang pastor di Roma, Uskup Interamna, Martir di Propinsi Romawi Africa.

Terlepas dari sejarah awal mula hari Valentine atau kasih sayang, tiap orang boleh kok merayakannya kapan saja tanpa terpatok pada tanggal 14 Februari. Caranya bisa bermacam-macam. Kalo versiku dalam menyatakan cinta kepada seseorang bisa berbeda-beda.

Sama pasangan tentu bisa dalam bentuk perhatian, kasih kado, bilang "i love u" tiap hari, membuat makanan kesukaannya, dll. Ke orang tua bisa juga dengan memberikan perhatian, menelpon, membelikan baju atau apa saja, dll.

Menyatakan kasih sayang itu nggak harus dalam bentuk kartu ucapan, bunga atau cokelat kok!

Untuk menyatakan cinta sama aplikasi hotel yang suka kasih promo hotel murah, caranya juga beda lagi. Mau tahu? Yuk, simak cara menyatakan cinta ke OYO versiku:

1. Download aplikasi OYO Hotels di HP


Sebagai tanda cinta saya ke OYO, tentunya saya sudah mendownload aplikasi OYO secara gratis dari Play Store. Dengan adanya OYO di HP kalo ada teman atau saudara yang mau menginap bisa tinggal buka aja tanpa harus survey keluar masuk hotel satu-satu.

Dengan memakai aplikasi ini maka kita bisa menyebarkan kode refferal kita supaya mendapat tambahan poin OYO 50.000 yang bisa digunakan sebagai potongan diskon ketika akan memesan kamar hotel.

Bagi teman-teman yang mau mendownload OYO, jangan lupa masukkan kode refferalku YUSTROYGKO agar mendapat 50.000 poin pertama kalian.

2. Follow semua akun media sosial OYO


Untuk menyatakan cintaku ke OYO, saya follow semua akun media sosial OYO. Baik Instagram maupun Twitter bahkan halaman Fanspage-nya. Karena saya nggak mau terlewatkan mendapat promo update promo terbaru dan giveaway yang sering diadakan.

Bahkan saya pernah menang mendapat voucher belanja lho dari giveaway OYO. Sampai saat ini tetap setia mengikuti semua giveaway biar dapat HP baru bahkan IPhone.

Wow! Kamu mau juga? Yuk, folow akunnya sekarang juga!

3. Nyalakan notifikasi


Jangan mau ketinggalan semua berita atau promosi dengan menyalakan notifikasi akun Twitter-nya. Dengan notifikasi ini aku juga bisa lebih cepat mengetahui event-event atau giveaway yang diadakan oleh OYO. Salah satu event yang sedang berlangsung adalah Love OYO Blog Competition yang akan berakhir 24 Februari 2020.

4. Selalu menge-like dan berkomentar di status terbarunya


Suka memberi like dan komentar bisa jadi sebuah tanda cinta yang sederhana lho! Nggak udah kirim kartu ucapan atau kado. Cukup like and comment, itu cara unik saya menyatakan cinta ke OYO.

5. Baca selalu blog OYO untuk mengetahui tips berlibur dan tempat-tempat yang recommended


Saya selalu meluangkan waktu untuk mendapatkan wawasan terutama tentang info wisata. Di aplikasi OYO terdapat fitur Budget Holiday Tips by OYO, di sini kita bisa mendapat info dan tips tentang destinasi wisata terbaik di sebuah kota lengkap dengan pilihan OYO. Jadi nggak perlu pusing menyusun itinerary karena sudah diberi ide mau ke mana.

6. Selalu memesan kamar hotel di OYO


OYO merupakan salah satu aplikasi pencari kamar hotel terbaik yang menyediakan fasilitas free WiFi, linen bersih, AC/kipas angin. Bahkan menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi kaum millenial atau kamar kost lengkap dengan segala perabotannya lewat fitur OYO Life.

Selain itu navigasi dalam aplikasi sangat mudah digunakan karena tak perlu mengetik lagi untuk kota-kota besar seperti Yogyakarta, Jakarta, Malang, Semarang, Bali, Medan, dll.

Untuk mendapatkan promo kita juga tidak perlu kebingungan memasukkan kode voucher lagi, karena akan secara otomatis terpasang ketika akan checkout.

7. Menulis tentang OYO di blog

Tak perlu lagi meragukan cintaku untuk OYO karena aku sudah menuliskan tentang OYO di sini. Terima kasih OYO Hotels sudah hadir di Indonesia untuk meramaikan industri pariwisata di Indonesia khususnya bidang akomodasi. Semoga makin banyak penginapan/home stay yang bisa bekerja sama dengan OYO.

Tahun lalu saya sudah menulis sekilas tentang OYO. Demi mengikuti kompetisi, sih. Tapi sayang, tulisanku yang berjudul Bukit Rhema, Tempat Wisata yang Membawa Pesan Perdamaian belum lolos jadi pemenang.

Keinginanku untuk Berlibur Sekaligus Merayakan Momen Valentine di OYO Hotels


Bergelut dengan segala macam rutinitas sehari-hari bikin penat. Kerjaan seakan tiada habis-habisnya bikin stress. Ada waktunya untuk melepas segala kepenatan itu.

Mumpung bulan ini bertepatan dengan acara hari kasih sayang, kayaknya pas banget bila berlibur sambil menginap. Nggak usah jauh-jauh ke luar kota juga, karena kota tempat aku tinggal cukup banyak tempat wisata yang belum dikunjungi.

Baca juga: Berlibur 2 Hari 1 Malam di Kaliurang Yogyakarta (part2)

Area piknik tipis-tipisku biasanya di sekitar Malioboro, alun-alun, Taman Sari dan Museum Vredeburg. Sedang di alam bisa di Mangunan, Pinus Pengger, Puncak Sosok atau Bukit Bintang.

Yang lebih jauh jangkauannya dari tempat tinggalku di Jogja bagian selatan ya, Kaliurang dan sekitarnya.

Untuk mengeksplore area Kaliurang yang kini muncul banyak destinasi wisata baru seperti Merapi Park, Museum Sisa Hartaku, Ullen Sentalu, Bhumi Merapi, Klangon sampai The Lost World butuh banyak waktu dan juga tenaga yang tidak sedikit. Karenanya diperlukan sebuah tempat penginapan yang nyaman.

Untuk mencari sebuah penginapan yang nyaman tetapi tetap ramah di kantong, sebaiknya melalui aplikasi OYO yang menawarkan beragam pilihan Hotel Murah di Yogyakarta.

Dengan aplikasi OYO, aku dan keluarga bisa deh sering-sering staycation bareng tanpa khawatir kantong jebol.