Minggu, 16 Juni 2019

Review Air Wick Click Spray 2 in 1, Pengharum Ruangan yang Cantik dan Hemat

Air Wick Click Spray 2 in 1

Ruangan yang harum bikin suasana jadi lebih menyenangkan dan pikiran tenang. Bayangkan jika masuk ruangan tiba-tiba tercium bau apek, illfill dong!

"Ini kamar atau kandang sih? Kok baunya nggak karuan gini?"

Nggak mau dong, kalo ada keluarga datang langsung berkomentar gitu. Maka untuk urusan aroma udara di kamar saya paling panik jika dengar ada saudara mau datang. Minimal harus ganti sprei, bersih-bersih dan semprot ruangan dengan pengharum berkualitas. Jangan sampai mereka mengendus bau yang tidak enak dari kamar atau ruangan lain di rumah.

Jujur, selama ini kegiatanku hampir 70% berada di kamar. Nulis di kamar, nonton TV di kamar, bercanda sama suami juga di kamar. Kecuali makan, masak dan mandi aja yang enggak dilakukan di kamar. Mirip anak kos ya? He, he, he.


Apakah bau kamarku mirip bau anak kos? Jangan deh! Karena itu saya butuh sebuah pengharum ruangan yang cukup berkualitas dan juga ramah di kantong. Plus bisa dipakai di segala ruangan.

Syukurlah kemarin dapat kiriman dari Revu Indonesia berupa pengharum ruangan berkualitas merk Air Wick Click Spray 2 in 1. Begitu datang langsung deh, aku pasang di kamar. Ada pun keunggulan dan kelebihan produk ini adalah:

1. Mungil dan mudah ditempatkan di mana saja.


Ada lubang dan stikernya

Yang aku suka dari produk Pengharum Ruangan Air Wick ini adalah ukurannya yang nggak lebih besar dari botol deodorant 50 ml. Jadi bisa ditempatkan di mana saja, mau di ruang tamu, ruang makan, kamar tidur, kamar mandi, dekat toilet dan dapur juga bisa. Nggak masalah jika mau diletakkan begitu saja, ditempel atau digantung karena ada lubang dan stikernya. Kalo mau dipindah-pindah juga bisa.

2. Bisa dihemat.

Bila terasa bau tidak enak tinggal tekan saja
Cara memakai pengharum ruangan ini cukup praktis dan bisa diatur tergantung dengan kebutuhan. Cukup satu kali tekan dan ruangan jadi wangi. Kemasannya juga bisa diisi ulang lagi. Satu botol isi ulang 15 ml bisa untuk 100 kali klik. Jadi, cepat tidaknya Air Wick ini habis tergantung dengan pemakaiannya. Misal kalo tiap hari sekali klik, maka kita bisa pakai produk ini 100 hari atau 3 bulan lebih. He, he, irit banget kan?

3. Pengharum ruangan yang bagus dan tahan lama.

Air Wick Click Spray 2 in 1 memiliki desain yang unik. Air Wick sendiri adalah sebuah perusahaan Amerika yang meluncurkan produk-produk pengharum ruangan berkualitas sejak tahun 1943. Air Wick memiliki banyak pilihan keharuman bunga dan buah-buahan. Produk yang saya pakai ini memiliki keharuman buah jeruk segar. Waktu disemprotkan langsung deh semua ruangan harum dan bertahan hingga berjam-jam bahkan sampai esok hari dalam ruangan tertutup.

4. Pemasangan botol isi ulang yang mudah


Cara memasang pengharum ruangan Air Wick Click Spray 2 in 1
Cukup buka bagian depan spray unit dan masukkan aerosol parfume ke dalam dengan cara ditekan. Tutup kembali dan Airwick electrical room freshener pun siap digunakan.

5. Mudah dibeli dimana saja.

Setelah mengetahui keunggulan produk ini tentu ingin mencobanya bukan? Ternyata produk ini cukup terjangkau dengan harga mulai dari 35 ribu sampai 48 ribu di toko online seperti Blibli, Bukalapak, Shoppe dll. Selain itu kita juga bisa dapatkan produk ini di toko-toko dan supermarket terdekat. Untuk mengetahui info produk Air Wick yang lain bisa dibuka di sini.




This entry was posted in

Jumat, 14 Juni 2019

Review Menginap di RedDoorz near Hartono Mall 2

Halo, saya mendapat gratis menginap di salah satu hotel RedDoorz. Yeay! Ini adalah ketiga kalinya saya menginap gratis di hotel. Rejeki ngeblog nih.


Bahagia? Banget! Karena selama ini nggak pernah yang namanya nginep di hotel. Selain nggak butuh juga karena jiwa misqueen-ku memberontak untuk mengeluarkan lembaran uang yang didapat dengan mengetikkan kata demi kata sampai membuat otak mendidih.

Dan... Tuhan tahu jika saya butuh refreshing dengan menginap di hotel.


Sempat ketar-ketir (bahasa Indonesianya apa ya???). Yah, galau dan ragu apakah saya jadi mendapat gratis menginap atau tidak? Karena menjelang batas akhir yaitu tanggal 30 April, kode booking belum juga diberikan. Padahal sejak awal bulan saya sudah jawab email konfirmasi pesan hotelnya.

Suami suruh kirim email lagi dan mengubah jadwal tapi responnya lamaaa. Tambah dag, dig, dug duerr. Belum lagi pas cek aplikasi RedDoorz, hotel yang saya pesan itu sudah fullbook semua.

Wah, hati saya sempat menjerit! Kalo nggak jadi gimana? Tapi sehari sebelumnya saya akhirnya mendapat email yang mengesahkan hadiah nginep gratis di RedDoorz. Horeee!

Properti hotel pilihan saya adalah RedDoorz near Hartono Mall 2, letaknya di Jl. Pandean 1, No 46 B, Condong Catur, Depok, Yogyakarta. Kalau nama asli hotelnya sendiri adalah Rumah Kandjani Guest House. Harga sewa satu malamnya adalah sekitar 250 ribuan per kamar.


Pertama datang, semua berkas sudah disiapkan. Saya tinggal menyebutkan nama dan tunjukkan KTP, mas receptionisnya sudah langsung tahu. Wah, sip banget tim RedDoorz-nya meski sempat bikin dag dig dug kemarin karena tanpa ada konfirmasi.

Tanda tangan sudah saya berikan dan langsung diantarin ke kamar nomor 203 di lantai dua. Kalau resminya sih, tamu harus meninggalkan uang jaminan sebanyak 250 ribu untuk kunci tapi kami tidak dimintai lagi.

Tempat tidur yang nyaman dan bersih

Ada pantry dan televisi

Kamarnya bersih banget dan sangat nyaman. Ada kulkas dan tempat menyimpan makanan. Dan kamar mandinya juga bersih. Ditambah ada keran air hangat jadi mandinya nggak kedinginan. Tidak seperti di hotel RedDoorz sebelumnya, kali ini sabun dan shampoo disediakan dalam wadah khusus. Jadi tidak bisa dibawa pulang. Yang dapat dibawa pulang adalah sikat gigi, sisir dan odol mini. 

Lorong depan kamar dan dapur yang ada di luar
Di RedDoorz ini kita bisa memasak dan membuat makanan sendiri, karena disediakan kompor dan air panas di dispenser. 
Hiasan interior yang unik, terbuat dari barang bekas

Wastafel bersih

Toiletnya super bersih dan ada shower air hangat

Ruang makan dan anak tangga yang unik

Ruang makan
Terima kasih RedDoorz sudah memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan.



Senin, 03 Juni 2019

Menyambut Lebaran 2019

Yeay! Tiba juga hari terakhir tantangan 30 Hari BPN dan saya bersyukur bisa menyelesaikan selama 30 hari update blog terus. Meski banyak rintangan karena kondisi badan malah ngedrop di hari terakhir. Ya, pas nulis post ini saya sedang terkena flu. Padahal besok adalah hari raya Idul Fitri, hu, hu, hu.


Sedih sih. Karena udah jauh-jauh mudik dari Jogja ke Purwokerto naik motor sendiri, eh, malah masuk angin. Padahal udah antisipasi minum vitamin dan madu sebelum berangkat. Mungkin cuaca juga yang sedang dingin dan bawaannya mendung terus. Gagal deh, semua rencana buat jalan-jalan dan hunting foto.

Paling banter jalan-jalannya ke mall dan alun-alun itu pun agak maksa karena badan masih lemah. Rasanya berdiri nggak kuat. Saya pun minta cepat-cepat pulang.

Lebaran bagi orang Indonesia itu identik dengan mudik, oleh-oleh, belanja baju, THR, hadiah lebaran. Maka nggak heran jika di musim mudik, perputaran uang berjalan lebih cepat dari biasanya. Toko-toko akan penuh. Orang-orang sibuk belanja kebutuhan lebaran dan siap stok makanan supaya sehabis lebaran nggak kelaparan. Karena toko-toko biasanya akan libur beberapa hari saat lebaran.

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum Lebaran tiba?
1. Stok sayuran. Jika selama hari raya, biasanya akan dapat kiriman opor dari tetangga. Sedangkan di rumah kadang masak opor juga, soto, rendang. Belum lagi ada Nastar, Kastengel dan kue-kue. Tubuh kita kan jadi kebanyakan lemak dan kolesterol meningkat. Stok sayur harus disiapkan, karena tukang sayur juga akan libur seminggu.
2. Stok buah-buahan. Nah, selain sayur mesti stok buah-buahan juga. Biar tubuh kita tetap sehat. Dan pencernaan sehat bebas dari sembelit.
3. Vitamin dan madu. Jaga stamina selama Lebaran. Biar bisa balik ke tempat perantauan lagi dan bekerja lagi. Kumpulin duit lagu buat mudik tahun depan.
4. Cek kendaraan buat balik. Ini nggak kalah penting. Biasanya bengkel yang tetap buka selama libur lebaran tuh jarang banget dan antrinya lama. Mending cek dulu deh, sebelum arus balik biar aman dan lancar jalannya.
5. Beli oleh-oleh dan bekal makanan selama di perjalanan. Jangan lupa beli oleh-oleh untuk sanak saudara di tempat perantauan. Bekal cemilan selama di jalan biar lebih hemat. Lebaran biasanya harga makanan di jalan lebih mahal 2 kali lipat lho!
6. Berdoa supaya semua tetap aman dan lancar. Tidak ada teror selama semua umat muslim merayakan Idul Fitri.

Dan akhir kata, “Mohon Maaf Lahir & Batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan.” 




Minggu, 02 Juni 2019

Doa dan Harapan di Pertengahan Tahun 2019

Setiap awal pasti ada akhir. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Demikian juga dengan 30 Hari Kebaikan BPN ini, memasuki 2 hari terakhirnya. Namun saya percaya bahwa ini bukanlah program terakhir dari Blogger Perempuan. Lewat komunitas blogger inilah saya bisa belajar dan kenal dengan teman-teman blogger lainnya.


Selain itu saya jadi tahu banyak hal tentang dunia blogger, info lomba dan yang terbaru adalah Hiip Asia. Walau saya belum memenuhi syarat untuk ikut tapi daftar aja, eh, sudah dapat penawaran campaign dan saya pun terpilih. Sekarang tinggal tunggu konfirmasi campaign selesai.

Hidup memang sulit ditebak, dari dulu nggak pernah kepikiran bakal jadi blogger dan kerja freelance gini. Namun, tiap ada kesempatan, saya mau mencoba dan belajar. Apa pun itu, nulis cerpen, ikutan lomba blog atau ikutan campaign. Meski nggak selalu semulus bayangan tapi dengan kekuatan dari Tuhan pasti akan selalu ada berkat mengalir ke hidup keluarga kami.

Sekecil berkat yang diterima akan selalu saya syukuri. Kadang dapat banyak, kadang sedikit tidak mesti. Tetapi saya harus terus mencari peluang, nggak usah ngeluh siapa presidennya dan nggak usah ngimpi sembako murah. Kalo beras murah, petaninya gimana? Miskin terus dong!

Rejeki itu Tuhan yang mengatur dan bagian manusia adalah berusaha sebaik mungkin. Jangan kebanyakan ngeluh, barang-barang mahal. Bukankah kalo penghasilan kita makin besar, setinggi apa pun harganya akan terasa murah?

Jaman sekarang beda sama jaman dulu. Dulu barang murah, tapi jarang ada, daya beli masyarakat juga rendah. Sekarang, harga mahal, tapi melimpah, daya beli masyarakat juga tinggi. Buktinya sekarang banyak orang bisa beli motor beli mobil. Jajan di sana jajan di sini, liburan ke luar negeri juga.

Doaku untuk negeri ini adalah agar senantiasa aman dan damai antar pemeluk agama. Belakangan ini kan, toleransi antar umat beragama mulai menurun. Ada paham dari kelompok ekstrim yang mulai memasuki wilayah Indonesia dan memusuhi orang yang lain aliran.

Padahal kan, kita adalah manusia yang sama-sama lemah dan nggak berdaya apa-apa di hadapan Tuhan. Kok, ya bisa-bisanya menghakimi orang yang nggak sealiran.

Mohon senantiasa perlindungan buat presiden, staf pemerintahan, aparat keamanan supaya terus dapat bertugas dan membuat negara ini tetap stabil keamanannya. Dijauhkan dari segala fitnah dan hoaks. Amin.

Harapanku adalah agar negara ini dipimpin oleh orang-orang terbaik bangsa. Bukan orang yang hanya mementingkan dirinya dan golongan serta rela mengorbankan orang lain dan rakyat. Dan tahun ini, blogger makin berjaya banyak job ngalir. Dan saya selalu kebagian jobnya.

Doa dan harapanku buat Blogger Perempuan adalah agar komunitas ini terus eksis dan menjadi wadah bagi para blogger untuk belajar, berkomunitas dan mendapatkan informasi. Terima kasih buat para admin BP yang sudah bekerja keras membuat komunitas ini ada. Berkat Tuhan senantiasa turun atas kalian dan keluarga, amin. Dan yang buat baca, semoga kalian terus diberkati dan selalu sehat amin. 

Yang Seharusnya Jadi Moment Terbaik Ramadan

Tahun 2019 adalah tahun yang begitu istimewa, karena beberapa hari raya keagamaan jatuh berdekatan dengan moment penting pilpres. Bagi umat nasrani, Minggu Paskah bersamaan dengan minggu diadakan Pemilu. Hari Rabu nyoblos, Kamis putih, Jumat Agung dan Minggu paskah. Sedangkan tanggal 19 Mei adalah hari Waisak bagi umat Hindu.


Sedangkan pengumuman KPU untuk hasil perhitungan suara dilakukan tanggal 21 Mei yang jatuh saat umat Islam masih berpuasa.

Sayang sekali yang seharusnya jadi moment penting dan istimewa itu, diwarnai dengan aksi kerusuhan dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Kubu dari oposisi pun tidak mau menurunkan tensinya mengingat bulan ini adalah bulan yang sangat sakral untuk mendekat pada Sang Pencipta.

Hoaks pun merebak tak terkendali di sosial media hingga pemerintah dengan bijak membatasi WhatsApps, Instagram dan Facebook. Saya pun sebenarnya agak merasa terganggu karena pekerjaan saya, kebanyakan menyangkut sosmed dan WA.

Tapi saya mencoba ikhlas. Meski sebenarnya dalam hati juga mengutuk orang-orang yang nggak mau legowo menerima hasil KPU. Saya tahu betapa lelahnya anggota KPU dan para relawan untuk mengawal surat suara agar tidak terjadi kecurangan, tapi kok ya mereka sebelum ada hasil saja sudah bilang mau menolak. Ya, Tuhan. Betapa mereka haus kekuasaan. Yang lebih gila lagi, pendukungnya yang begitu gila-gilaan membela mereka.

Bisa dikatakan mereka telah menodai kesucian bulan Ramadan ini. Saya tidak bisa berbuat banyak selain berdoa untuk negeri ini agar tidak terpecah belah oleh orang licik yang hanya ingin mencari keuntungan sendiri. Dan semoga umat beragama di Indonesia makin rukun dan bergotong-royong menjaga NKRI.

Kalau boleh saya berandai-andai, mumpung masih ada beberapa hari sebelum hari kemenangan tiba. Saya berharap Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa bertemu dan bersilahturahmi. Nggak peduli siapa yang mulai duluan, mari saling berjabat tangan erat menjaga kedaulatan NKRI ini.

Yang suka nyebar hoaks juga cepat bertobat. Stop bikin hoaks lagi. Para provokator segera ditangkap dan diadili. Para korban aksi 22 Mei juga segera diselidiki penyebab kematiannya. Dan semua dijelaskan di hadapan publik sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman terhadap pemerintah.

Jadikan bulan Ramadan 2019 ini penuh moment yang membahagiakan dan penuh sukacita. Amin.






Sabtu, 01 Juni 2019

Jajanan Khas Lebaran

Halo, wah, gimana sudah makin dekat dengan hari raya Lebaran ya? Gimana dengan rencana kalian? Mau mudik tempat orang tua atau sudah menyiapkan rencana akan wisata ke mana aja nih?


Pasti sudah mulai sibuk dong dengan persiapan Lebaran. Saya juga sudah mudik ke Purwokerto dan bersiap ikut Lebaran juga, he, he. Meski saya sendiri non muslim, tapi kakak nomor satu merayakan Lebaran jadi saya dan anggota keluarga lain ikut merayakan. 

Sebelumnya kami sudah siap membuat kue-kue kering seperti nastar, kastengel dan semprit. Kayaknya khas banget ya, kalo Lebaran memang pasti hampir di setiap rumah, ada. Kalo nggak ada, kayak belum Lebaran. Ini dia, jajanan khas Lebaran yang wajib ada (dalam keluarga saya): 

1. Nastar

Hayo, siapa di sini tiap mau Lebaran pasti sibuk bikin Nastar atau beli kue ini? Kue kering ini diisi dengan selai nanas dan ada aroma cengkeh. Hmm, kalo nggak ada Nastar, belum terasa Lebaran ya? 

2. Biskuit kaleng

Kalo yang satu ini rasanya juga wajib tersedia di meja saat Lebaran. Biasanya sih, kalo saya dapat biskuit kalengan dari toko langganan atau dari teman dan saudara. Dan yang sering dibikin meme, adalah isinya bukan biskuit tapi rengginang atau rempeyek, hi, hi. 

3. Kastengel

Kue kering rasa keju yang gurih, hmm, pasti ada dong di meja jelang Lebaran. Walau pada hari H kadang suka ngilang, entah ke mana, he, he. Ternyata sudah habis dari kemarin.

4. Semprit

Kue kering yang satu ini, wajib ada di ruang tamu. Meski beberapa tahun kemarin pernah absen gara-gara bosen bikinnya. Wkwkwk. Tapi tahun ini dapat kiriman dari kakak nomor satu, asyik, makasih kak!

5. Kacang telor

Kacang telor wajib melengkapi suguhan pada Lebaran. Cuma tahun ini kayaknya belum ada tanda-tanda akan muncul, hi, hi. Adakah teman-teman yang mau menyumbangkan kacang telor ke rumah saya? Akan saya terima dengan senang hati, hi, hi. Nggak ding, bercanda.

6. Rempeyek kacang tanah

Siapa yang suka sama jajanan sederhana ini? Saya suka rempeyek yang jarang ada kacangnya. Rasanya lebih gurih kah? Tidak sih, hanya, saya kan musuhan sama kacang. Bikin jerawatan! Jadi lebih milih rempeyek yang jarang ada kacangnya. 

Nah, itu tadi jajanan khas Lebaran yang biasanya ada di meja. Kalo kamu apa?