Kamis, 12 Maret 2020

Jadi Berani Terus Lakukan Lebih dengan Manfaat Pinjaman Online


Di era sekarang rasanya dunia digital berputar begitu cepat. Kalau jeli melihat peluang, ada banyak hal yang bisa kita kerjakan lewat media sosial misal berjualan secara online.

Ide bisnis membuat kue kering atau sejenisnya bisa nih, dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Jadi, wanita bisa menghasilkan uang dari rumah tanpa meninggalkan kewajiban mengurus rumah tangga. Anak terjaga, rumah terawat, suami tetap terlayani, penghasilan terus mengalir. Wah, siapa yang tidak mau? 

Bagi saya, wanita yang mempunyai penghasilan sendiri tentu akan lebih dihargai daripada wanita yang cuma menunggu gaji suami diberikan. Selain itu, dengan adanya penghasilan sendiri bisa #jadiberani Terus Lakukan Lebih untuk membangun ekonomi keluarga jadi lebih baik. Ingat, bahwa ekonomi suatu bangsa yang kuat berawal dari satu keluarga yang kuat juga. 

Menjelang bulan Ramadhan banyak peluang usaha di depan mata. Tetapi untuk membuka usaha tentu butuh modal. Apalagi jika mendapat pesanan dadakan. Duh, uang yang ada sudah habis buat keperluan ini itu, sedangkan gaji suami belum tiba. 

Mengajukan pinjaman di bank tentu butuh waktu yang lama, sementara pelanggan butuh kuenya lusa. Lalu kapan ke banknya? Jaminan seperti BPKB belum ada, rumah masih KPR. Usaha juga tidak terlihat karena hanya melalui online, padahal salah satu syarat pengajuan pinjaman dilihat juga tempat usahanya. Kalau sudah begini gimana ya? Kan, nggak mungkin menolak pelanggan, bisa-bisa beralih ke penjual lain. 

Aha, untung sekarang kita hidup di era serba digital sehingga untuk meminjam uang pun bisa dilakukan secara online. Tinggal pilih aja salah satu perusahaan Fintech P2P Lending yang bertebaran di dunia maya.

Fintech P2P Lending (financial technology peer-2-peer lending) adalah layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

Saat ini ada banyak sekali Fintech P2P Lending yang memberikan kemudahan dalam meminjam tetapi perlu dicermati apakah platform penyedia jasa pinjaman itu terpercaya atau tidak? 

Ada beberapa teman bercerita bahwa ada banyak platform pinjaman online yang menagih hutang ke semua nomor yang ada di kontak hapenya. Duh, bikin malu kan?

Untuk itu, harus benar-benar cermat dalam memilih jasa pinjaman online ini. Cari yang sudah terdaftar di OJK sehingga terhindar dari hal-hal yang kurang diinginkan.

Ketua Satgas Waspada Investasi menemukan sebanyak 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech p2p lending ilegal yang beredar di masyarakat dan tidak terdaftar OJK. Tentunya hal ini bisa merugikan masyarakat. Meminjam ke fintech yang tidak berijin, beresiko mendapat ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman, biaya denda yang diterima juga bisa di luar dari perjanjian.

Sebelumnya pada November 2019 Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 1.494 fintech p2p lending ilegal. Sehingga total fintech yang telah ditindak sepanjang tahun 2018 sampai November 2019 sebanyak 1.898 entitas.

Lihatlah infografis perbedaan fintech lending ilegal dengan yang legal di bawah ini. 

Perbedaan Fintech Ilegal dan Legal
Perkembangan fintech di Indonesia cukup melesat, tercermin dari nilai kredit, jumlah pemberi dan penerima pinjaman, juga perusahaan fintech yang telah terdaftar. Per 20 Desember 2019, total perusahaan Fintech P2P Lending yang terdaftar dan berijin di OJK berjumlah 164 perusahaan. Daftar lengkap bisa dilihat di www.ojk.co.id.

Salah satu platform yang memberikan jaminan perlindungan terhadap data pribadi adalah Kredit Pintar. Aplikasi ini sudah tersedia di Play Store dan sudah diunduh oleh 10 juta pengguna lebih. 

Kredit Pintar adalah platform pinjaman uang tunai online yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kita bisa meminjam hingga limit 10 juta dengan jangka waktu pinjaman dari 91 hari sampai 360 hari.

Kelebihan dari Kredit Pintar:
1. Bunga harian rendah mulai dari 0,19 %
2. Limit hingga 10 juta
3. Pencairan cepat kurang dari 24 jam
4. Suku bunga tahunan tidak lebih dari 11%
5. Pelunasan mudah dengan banyak metode pembayaran (BNI, BCA, BRI, Mandiri, Alfamart, dll)
6. Aman dan terpercaya. Ada perlindungan terhadap data pribadi. Agar akun Kredit Pintar tetap aman jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, bahkan yang mengaku dari pihak Kredit Pintar. 
7. Tanpa jaminan.
8. Sudah menerima banyak penghargaan.
9. Diunduh oleh 10 juta pengguna lebih.


Cara menggunakan Kredit Pintar:
1. Unduh aplikasi Kredit Pintar di Google Play Store. Bisa juga meminjam uang online melalui Tokopedia.
2. Daftar dengan nomor handphone sendiri.
3. Pilih jumlah pinjaman dan periode pembayaran yang diinginkan.
4. Masukan semua data yang diperlukan.
5. Tunggu verifikasi dan dalam waktu kurang dari 24 jam pinjaman akan segera cair. 

Syarat pengajuan pinjaman:
1. Domisili di Indonesia.
2. WNI
3. Berusia minimal 18 tahun.

Memanfaatkan pinjaman online demi berlangsungnya usaha agar tetap berjalan, sah-sah saja. Karena dengan aliran dana, kita bisa #jadiberani Terus Lakukan Lebih untuk membangun bisnis keluarga jadi kuat.

Informasi lebih lanjut hubungi: 
Phone: 021-50598882
Email: cs@kreditpintar.com
Facebook: KreditPintarOfficial
Instagram: @KreditPintar
Twitter: @KreditPintar 
Kantor: DISTRICT 8 Treasury Tower Lt 53, SCBD Lot 28
Jl. Jend. Sudirman kav 52-54 
Jakarta 12190


Sumber informasi:
-https://duwitmu.com/kta/pinjaman-online-kredit-pintar/amp/
-https://loan.kreditpintar.com/blog/kredit-pintar-jadiberani-wujudkan-mimpimu/
-https://www.duniafintech.com/10-juta-kredit-pintar/




41 komentar:

  1. Semakin hari semakin canggih saja ya karena kini sudah ada pinjaman online. Tapi ya kita harus hati-hati dan teliti saat memilih pinjaman online.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makin mudah harus makin cermat memilihnya.

      Hapus
  2. Banyak ibu rumah tangga kreatif yang bikin kue lalu jadi pebisnis kue. Adik sepupu saya juga gitu berawal dari suka bikin kue lalu buka usaha bikin kue.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berawal dari hobi jadi ladang penghasilan ya :)

      Hapus
  3. Pinjaman online ini sangat membantu sekali bagi yang sedang butuh dana untuk usaha. Tapi tetap harus hati-hati ya saat memilih pinjaman online.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul jangan sampai pinjam dengan perusahaan yang salah.

      Hapus
  4. good sharing mba, aku awal-awal ga paham apa itu fintech setelah baca ini dapat pencerahan deh

    BalasHapus
  5. Aku sebenarnya agak kontra sama pinjol. Tapi kalau terdaftar di ojk sih lebih aman. Cuma ngeri dengan berbunga itu. Semoga yang pinjam di pinjol bisa bayar secepatnya. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, pinjam kalo butuh buat usaha biar tetap berjalan.

      Hapus
  6. Makin mudah sekarang mencari modal usaha tanpa harus menunggu lama.

    BalasHapus
  7. Pinjaman online ini membuka peluang bisnis buat siapa saja yang ingin memulai usaha. Tanpa ribet pergi ke bank.

    BalasHapus
  8. Sejauh kita disiplin, pinjaman online ataupun offline paati tak akan merepotkan/merugikan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, harus sesuai jadwal pengembalian.

      Hapus
  9. Setuju! Kalau mau menggunakan pinjaman online harus yang sudah terdaftar dan diawasi OJK ya, biar aman dan nggak merasa was-was ~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Biar aman dan jelas hitungannya.

      Hapus
  10. baru tahu kalau pinjaman online ada bunga hariannya juga :"( berarti memang ditujukan untuk pinjaman personal ya mba

    BalasHapus
  11. Banyak kemudahan ya sekarang, termasuk dalam hal pinjam meminjam. Tapi tetap harus waspada sih ya...

    BalasHapus
  12. Tambah hari makin banyak ya yang menggunakan aplikasi agar konsumen semakin cepat terbantu.

    BalasHapus
  13. Semakin banyak alternatif untuk mendapaytkan pinjaman, seumpama kepepet butuh modal usaha bisa lebih cepat cari dana pinjaman

    BalasHapus
  14. Menurutku, pinjaman apapun kalau itu untuk produktivitas, its okay. Yang penting udah tau konsekuensinya. Bisa bantu permodalan untuk yang mau bisnis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, yang penting tahu perjanjiannya dan sudah terdaftar di OJK.

      Hapus
  15. Teknologi seperti berlari ngebut di depan. Kita ngos-ngosan ngejar dari belakang. Yah harus ngejar kalau tidak mau dibilang ketinggalan jaman.. Sama seperti pinjaman online ini. Jasa seperti ini adalah efek dari perkembangan teknologi..

    BalasHapus
  16. Nah kl semua pinjaman online kayak Kredit Pintar ini kan nasabah jd tentram n tenang. Krn terdaftar di OJK jdnya legal kan... nice share Mbak Yusrini

    BalasHapus
  17. Wah, baru tahu ada pinjaman online yang terdaftar di ojk. Setidaknya untuk legalitasnya sudah terjaga. Terima kasih informasinya, mba ☺

    BalasHapus
  18. Iya, nih, pernah juga ditelpon pinjol terus marah-marah. Padahal yang ditagih siapa, nyasar ke siapa. Kurang setuju sama yang beginian. Lagian mereka nerapin sistem bunga juga. Duh, udah kayak riba aja. Baru tahu ada kredit pintar dan terdaftar di ojk.

    BalasHapus
  19. huhu aku belum pernah nih berurusan pinjol gini mba...tapi kalo udah terdaftar di OJK insya Allah aman ya

    BalasHapus
  20. Makin banyak kemudahan ya Mba dari sistem online itu. Apa saja. Termasuk pinjaman gitu.

    BalasHapus
  21. Ibu saya juga pernah bilang mbak, jadi perempuan itu harus mandiri, baik secara mental maupun finansial. Karena kita gak pernah tau, apaaa yang terjadi kedepannya. Jadi memang mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik dan teliti lagi, terutama dalam mengatur keuangannya

    BalasHapus
  22. Iya sih,jadi perempuan itu meskipun judulnya istri dan dicukupi suami tetap saja harus mandiri. harus merdeka dan berdikari. Aku pribadi juma mulai berdaya lagi nih. Sempat macet nggak berkegiatan selama 6 bulan rasanya kok ya nano-nano karena gak ada transferan hasil keringat sendiri.

    BalasHapus
  23. Ngeri juga jika terjebak fintech lending illegal. Semoga kredit pintar terpercaya digunakan ya

    BalasHapus
  24. Makin banyak platform pinjaman online seperti ini, semoga memudahkan para pengusaha UKM :)

    BalasHapus
  25. Saya pernah diWA oleh fintech P2P lending, karena teman saya belum bayar cicilannya. Duh rasanya kok saya yang merasa punya hutang. Kalau kreditpintar tidak melakukan hal seperti ini ya

    BalasHapus
  26. Kini mau pinjam uang untuk berbagai keperluan bisa sangat mudah bahkan online pun bisa ya, tapi yang penting hati hati supaya tidak terjerumus dengan bunga yang segunung

    BalasHapus
  27. Berani mandiri dengan menjalankan usaha sendiri butuh tekad yang kuat dan tidak mudah putus asa. Kredit pintar bisa jadi sarana untuk mewujudkan niat usaha kita nih, dan jangan sampai kita terjebak dengan fintech lending ilegal.

    BalasHapus
  28. aku rada ngeri sih klo pinjam online gini. yg jelas di lihat penagihnya aja serem apalagi yg gak terlihat.

    BalasHapus
  29. KreditPintar ini termasuk lembaga yg kredibel ya mba. Tapi tetap memperhatikan skala prioritas dalam meminjam sih menurutku. Kalo buat modal usaha sih masih okelah..

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.