Jerat Utang


"Kalo nggak sanggup bayar, rumah ibu akan kami sita, " Itulah kata-kata yang pernah terlontar dari mulut seorang penagih utang yang mendatangi rumah kami. 


Kejadian itu sungguh membekas di hatiku. Ancaman itu nggak main-main. Karena kami gagal bayar cicilan bank selama 3 bulan lebih. Syukurlah masalah sudah diatasi setelah kami berhasil menjual rumah dan melunasi semua utang. 


Ya, aku pernah merasakan betapa beratnya hidup terhimpit utang. Setiap hari didatangi orang berjaket hitam dan memasang muka garang. 


Tapi kedatangan mereka sia-sia, karena segalak apapun mereka terhadap kami itu takkan bisa berhasil membawa uang cicilan dari kami. Karena memang kami nggak punya uang sama sekali. 


Utang Berdampak Buruk bagi Kehidupan

Punya utang memang bisa bikin stress berat bahkan bisa sampai bunuh diri. Beberapa waktu yang lalu kita sempat dihebohkan dengan kasus bunuh diri yang melibatkan pinjol. Dan langsung mendapatkan perhatian dari Presiden Jokowi. Polisi pun bertindak menertibkan berbagai pinjol illegal yang bertebaran. 


Semoga saja tidak ada lagi aplikasi pinjaman online yang nakal dan memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 ini. Memang banyak masyarakat yang mengalami kesulitan keuangan saat ini. Susah cari kerjaan dan juga usaha. 


Aku pun mengenal beberapa orang yang ketika pandemi berlangsung tidak bisa lagi bekerja, karena tempat kerjanya ditutup. Untuk mencari pekerjaan lagi kepentok umur, mau usaha kepentok modal. Inilah pentingnya kenapa perlu bikin dana darurat dan rencana cadangan seandainya sudah tidak bisa bekerja. 


Meminjam dari aplikasi pinjol memang mudah tak perlu sertifikat rumah atau jaminan lain. Dana segar sudah mengucur ke rekening. Lumayan untuk menutup berbagai kebutuhan.


Iya kalo untuk nutup kebutuhan. Lha kalo untuk investasi? Ini kesalahan keluarga kami saat meminjam uang dari lembaga keuangan. Bukannya untuk modal usaha tapi dimasukkan ke investasi. 


Investasi itu bukan hanya menjanjikan keuntungan tapi ada risiko juga. Uang bisa melayang jika kita berinvestasi di tempat yang salah. Tidak mengapa jika uang itu milik sendiri, paling-paling cuma nangis iya, kan? Kalo uangnya hasil minjem bank? Ya, maaf anda harus tetap bayar cicilan beserta bunganya. Rugi dua kali dong! 


Pentingnya Cermat dalam Mengatur Keuangan

Literasi keuangan itu ternyata penting sekali. Nggak mudah memang. Dari kecil aku sudah diajarkan oleh mendiang papa bahwa jangan lebih besar pasak daripada tiang. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan pemikiran mama yang menganut kalo tidak utang nggak akan bisa punya apa-apa. 


Nah, kesamaan visi dan misi dalam keluarga ternyata penting dan wajib dibicarakan. Bahkan sebelum menikah agar perjalanan rumah tangga nantinya bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai suami istri jadi berlawanan.


Belajar membedakan antara keperluan dan keinginan. Senantiasa membaca tips-tips keuangan dan jangan mudah tergiur dengan berbagai macam investasi yang ditawarkan. Apalagi dengan model investasi yang menjanjikan hasil dalam waktu singkat. 


Baca Juga: Jadi Berani Lakukan Lebih dengan Manfaat Pinjaman Online 


Kalo mau meminjam ke pinjol pilih yang sudah terpercaya dan terdaftar resmi di OJK. Jangan percaya 100% sama perekrutnya. Sekarang sudah zaman internet, mending cari sendiri di sana. Dan baca testimoni orang-orang apakah bisa dipercaya atau tidak. 


Aku sendiri sering tuh dapat SMS tawaran pinjaman online. Kalimatnya kalo dicerna sangat menggiurkan. Terutama jika kamu sedang butuh uang. 


Ciri-ciri dari pinjol ilegal yang dikutip dari akun instagram OJK (Otoritas Jasa Keuangan) adalah 

1. Melakukan penawaran melalui SMS spam

2. Mengenakan fee atau biaya sangat tinggi untuk mendapat pinjaman hingga 40% dari jumlah pinjaman 

3. Suku bunga tinggi 1%-4% per hari

4. jangka waktu pelunasan sangat singkat 

5. Selalu meminta akses data di ponsel seperti foto, video dan nomor kontak yang akan digunakan untuk meneror jika gagal bayar

6. Melakukan penagihan yang tidak beretika berupa tindakan teror, ancaman, intimidasi dan pelecehan 

7. Pinjol tidak memiliki layanan pengaduan atau identitas kantor yang jelas 


Tips Agar Tidak Tertipu dengan Pinjol Ilegal

1. Cek dulu apakah pinjol tersebut terdaftar di OJK atau tidak di www.ojk.go.id 

2. Jangan tergiur dengan tawaran pencairan dana yang sangat cepat

3. Cek besarnya bunga dan denda, serta jangka waktu yang ditentukan untuk pelunasan

4. Cek biaya potongan yang dikenakan

5. Ukur kemampuan diri apakah mampu untuk melunasi pinjaman dengan waktu yang cukup singkat 

6. Sebaiknya tidak meminjam dana untuk keperluan yang konsumtif 


Lebih Baik Menabung di Awal daripada Bayar Cicilan

Buat aku pribadi lebih baik menabung dulu daripada membayar cicilan. Kenapa? Karena beli sesuatu dengan uang hasil pinjaman di bank pasti jatuhnya lebih mahal. 


Lagipula hidup akan lebih tenang tanpa harus memikirkan cicilan tiap bulan. Percayalah hidup itu tidak asyik dikejar deadline setoran haha!

 

Tapi tanpa nyicil mana bisa kebeli? 


Hmm, anggapan ini juga dianut oleh mamaku. Sehingga barang-barang yang di rumah itu hampir semuanya hasil kredit, ha ha. 


Mungkin itu siasat mama juga sih karena nggak bisa nabung. 


Nggak bisa nabung mungkin karena nabung di celengan ayam kali! 


Yah, namanya orang nggak bisa nabung tuh, meski nabung di bank juga bawaannya pengen ngambil. 


Namun karena peristiwa terlilit utang dulu, bikin mama jadi lebih bijak dalam mengatur keuangan. Sekarang kan ada arisan tabungan yang tiap bulannya harus setor. Nanti di akhir periode baru bisa diambil.


Berkat arisan tabungan aku juga jadi bisa nabung tiap bulan. Tabungan ini tidak bisa diambil sewaktu-waktu meski kita gagal setor tiap bulan, nah lo! 


Asyiknya tiap bulan akan dikocok nomor nasabah yang akan mendapat hadiah berupa uang tunai. Bonus nggak usah setor lagi dan uang tabungan pokok bisa diambil. 


Nabung lewat aplikasi keuangan juga bisa. Masih ingat kan dengan ulasanku tentang blu musical dari BCA Digital? Nah, di situ juga bisa nabung bulanan dengan tujuan yang beda-beda. Jadi nggak usah pake sistem amplop trus kelupaan naruh amplopnya di mana haha.


Gimana Kalo Udah Terjerat Utang? 

Buat kamu yang sedang mengalami masalah keuangan, percayalah bahwa ini sebuah pelajaran berharga dalam hidup yang harus dilewati. 


Keluargaku pernah mengalaminya sampai bikin aku sakit gara-gara stress didatangi debt collector tiap hari. 


Cara kami keluar dari utang adalah jual aset. Mengembalikan semua motor kreditan.


Rugi? Pasti. 


Tapi kehidupan lebih tenang setelahnya. Tak perlu gengsi jual rumah, jual motor, atau mobil sekalipun. Yang malu itu kalo kita sampai gali lubang tutup lubang dan bikin utang jadi makin besar. 


Baca Juga: 15 Cara Menambah Penghasilan Bagi Ibu Rumah Tangga 


Cukupkan Diri dengan Segala Apa yang Ada 

Jujur dong, kita semua pasti ingin terlihat kaya. Kenapa ingin? Karena orang kaya biasanya dikagumi orang, pendapatnya didengar, mendapat sanjungan dan selalu jadi pusat  perhatian. Siapa yang nggak ingin diperlakukan seperti itu? 


Wajar jika banyak orang yang berlomba-lomba ingin terlihat kaya walau sebenarnya semua yang dia pakai hasil kredit atau utang sana-sini. Orang malas terlihat sederhana. 


Tapi apalah artinya terlihat mewah, namun dibalik itu ada jeratan utang dan keuangan yang ruwet seperti benang bundet. Sebaiknya cukupkan diri dengan apa yang ada. Tetap bekerja keras dan berdoa. 


Ya, doa menurutku sangat penting di situasi seperti saat ini, di mana situasi tidak menentu. Kita harus makin mendekatkan diri sama Tuhan. Karena di mana ada kesulitan di situ ada mujizat Tuhan yang luar biasa. Termasuk tuntunan Tuhan dalam mengatur keuangan. 



1 Komentar

  1. Saya masih ingat dulu ketika ibu didatangi oleh orang-orang dari bank untuk menagih hutang. Dari situ membuat saya benar-benar khawatir dan takut sekali untuk berhutang.

    Memang betul lebih baik mencukupkan diri dengan apa yang ada daripada memaksakan diri memiliki sesuatu yang ujung2nya nyekik diri sendiri.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.