Beli Saham BIPI di Makmur, Aplikasi Saham Berlisensi OJK untuk Investasi Bertahap
![]() |
| Foto by Canva |
Buat Sobat Catatan Yustrini yang ingin menambah portofolio, saham BIPI bisa menjadi salah satu saham yang patut untuk dipertimbangkan. Namun, sebelum membeli, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Melihat aktivitas perdagangan dan volume transaksi harian yang besar, kita juga butuh memahami karakteristik saham bipi dan berbagai indikator fundamental perusahaan sebelum menentukan strategi investasi.
Kita bisa menggunakan aplikasi saham terbaik OJK seperti Makmur yang sudah berlisensi resmi dan menyediakan faktor pendukung investasi, untuk membantu proses analisis dan transaksi. Lewat platform ini, kita sebagai investor bisa memantau data saham BIPI dan memahami berbagai indikator yang jadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan jadi beli saham atau tidak.
Dengan memahami saham BIPI dari berbagai sisi, seperti likuidasi, laba per saham, valuasi, struktur keuangan, sampai rekam jejak harga, bisa membantu kita menyusun strategi investasi dengan lebih terencana.
Indikator yang Perlu dipertimbangkan Sebelum Membeli Saham BIPI
![]() |
| Gambar dibuat dengan AI Canva |
1. Likuiditas Harian dengan Aktivitas Perdagangan Tinggi
Likuiditas merupakan salah satu faktor penting untuk diperhatikan karena berkaitan dengan kemudahan melakukan transaksi. Bila aktivitas perdagangan ramai, investor jadi lebih mudah melakukan strategi investasi, akan membeli atau menjual sesuai dengan tujuan investasi.
Pada saham BIPI tercatat memiliki volume transaksi harian sebesar 647,79 juta lembar, dengan rata-rata volume tiga bulan terakhir mencapai 896,1 juta lembar. Dari data tadi menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan saham BIPI cukup aktif.
2. Laba per Saham yang Perlu Diperhatikan
Sementara dari sisi profitibilitas, saham BIPI memiliki laba per saham (Earning per Share/EPS) sebesar 4,05. Sedangkan, rasio harga terhadap laba (Price Earnings Ratio/PER) tercatat sebesar 37,78.
Indikator tadi bisa menjadi bahan pertimbangan kita dalam melihat antara saham dengan kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Perkembangan perusahaan secara berkala juga bisa membantu investor memahami potensi pertumbuhan bisnis ke depannya.
3. Valuasi terhadap Nilai Buku dan Pendapatan
Dari sisi valuasi, saham BIPI memiliki rasio harga terhadap nilai buku (Price to Book Value/PBV) sebesar 1,16, yang menunjukkan perbandingan antara harga pasar saham dengan nilai buku perusahaan.
Sedangkan, rasio harga terhadap penjualan (Price to Sale Ratio/PSR) tercatat sebesar 2,93. Kedua indikator ini bisa digunakan bersama dengan data fundamental lainnya untuk memahami posisi valuasi saham.
Kita sebagai investor bisa mempertimbangkan faktor valuasi, kinerja bisnis, serta strategi investasi pribadi dulu sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli saham BIPI.
4. Struktur Keuangan dan Profitabilitas
Saham BIPI memiliki tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity/ROE) sebesar 1,89% dan tingkat pengembalian aset (Return on Assets/ROA) sebesar 0,85%.
Selain itu, rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) tercatat sebesar 1,99. Data ini dapat membantu kita sebagai investor memahami struktur keuangan perusahaan serta bagaimana perusahaan mengelola modal dan asetnya.
Investor bisa memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai profil perusahaan dengan melihat indikator profitabilitas dan struktur keuangan secara bersamaan.
5. Rekam Jejak Harga dan Dividen
Pergerakan harga saham BIPI menunjukkan variasi dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun 2026 ini, saham BIPI mengalami kenaikan sebesar 18,00%, sementara pada 2022 juga mengalami peningkatan sebesar 14,60.
Saham BIPI belum memiliki pembagian dividen, sehingga investor dapat lebih memperhatikan perkembangan harga saham sebagai salah satu pertimbangan dalam strategi investasi.
Data historis harga dapat membantu melihat pola pergerakan saham. Meski begitu, investor juga harus mempertimbangkan faktor lain, kondisi perusahaan, prospek bisnis, strategi dan tujuan investasi sebelum mengambil keputusan investasi.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan
Beberapa indikator margin usaha seperti margin laba kotor (Gross Profit Margin/GPM) belum tersedia, sehingga analisis saham BIPI lebih berfokus pada data likuiditas, profitabilitas, valuasi, struktur keuangan, serta rekam jejak harga.
Saham BIPI memiliki karakteristik dengan aktivitas perdagangan yang tinggi dan beberapa faktor fundamental yang dapat menjadi bahan pertimbangan investor. Dengan memahami berbagai aspek tadi serta menggunakan platform investasi yang sesuai, kita bisa menyusun strategi pembelian saham secara lebih terencana melalui Makmur.
Investasi Saham Lebih Tenang Bersama Makmur
Makmur dikembangkan oleh para pakar teknologi dan finansial yang berpengalaman dari Silicon Valley serta Wall Street, dengan teknologi analisis berbasis data yang membantu kita menyusun rencana kekayaan jangka panjang.
Kepercayaan tersebut turut diperkuat melalui penghargaan Most Trusted Finansial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Lebih dari satu juta pengguna sudah menggunakan aplikasi Makmur dengan rating 4,8. Sistem Makmur juga aman dan telah tersertifikasi ISO 27001 untuk menjaga keamanan data serta transaksi pengguna. Kita bisa memulai investasi saham dari nominal kecil secara bertahap sambil memanfaatkan fitur analisis di aplikasi saham terpercaya ini untuk membantu menentukan pilihan investasi.









0 Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.