Motor Jadul Tahun 70–90an yang Kini Jadi Buruan Kolektor
Bagi sebagian orang, motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan juga bagian dari kenangan masa lalu. Motor-motor keluaran tahun 1970 hingga 1990-an kini semakin jarang ditemui di jalanan, namun justru karena itu keberadaannya semakin diburu oleh para kolektor. Selain nilai historisnya, desain klasik dan mesin yang dianggap bandel membuat motor-motor jadul ini tetap punya daya tarik tersendiri hingga sekarang. Berikut beberapa motor jadul yang kini menjadi incaran para pecinta otomotif klasik.
1. Honda CB
Honda CB menjadi salah satu motor klasik paling legendaris di Indonesia. Hadir dengan berbagai kapasitas mesin mulai dari CB100 hingga CB200, motor ini dikenal tangguh, bertenaga, dan mudah dimodifikasi. Sejak era 1970-an hingga 1980-an, Honda CB kerap dijuluki sebagai rajanya motor klasik dan masih menjadi favorit dalam kontes modifikasi bergaya cafe racer maupun scrambler hingga saat ini.
2. Honda C70 alias Honda Pitung
Honda C70 atau yang akrab disapa Honda Pitung merupakan motor bebek klasik dengan desain bulat khas dan suara mesin yang halus. Motor ini populer digunakan masyarakat pada era 1970-an hingga awal 1980-an. Kini, unit Honda C70 yang masih orisinal justru semakin bernilai tinggi karena banyak diburu komunitas pecinta motor jadul untuk koleksi maupun restorasi.
3. Honda Astrea
Masuk ke era 1980-an hingga 1990-an, Honda Astrea menjadi motor rakyat yang begitu melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia. Dengan konsumsi bahan bakar yang irit dan perawatan yang mudah, Astrea sering dijuluki motor pekerja keras. Beberapa serinya seperti Astrea Prima dan Astrea Grand kini menjadi buruan kolektor, terutama unit dengan kondisi orisinal yang dianggap memiliki nilai historis tinggi.
4. Honda Win
Motor bebek yang identik dengan sebutan motor pak camat ini juga tak kalah digemari para kolektor. Honda Win dikenal dengan desain sederhana namun kokoh, serta mesin yang mudah dirawat sehingga banyak digunakan untuk kebutuhan dinas maupun berkeliling area pedesaan pada masanya. Honda Win sendiri termasuk motor 4 tak sehingga konsumsi BBM dikenal sangat irit hingga 50KM/liter. Kesan nostalgia dari motor berkopling ini membuatnya kini banyak dicari untuk direstorasi maupun dijadikan koleksi pribadi.
5. Yamaha V75/V80
Yamaha V75 dan V80 merupakan motor bebek klasik keluaran era 1970-an yang juga banyak diburu kolektor motor jadul. Bersama dengan Honda C70 dan Suzuki V80, motor-motor ini kerap direstorasi ulang dan sebagian bahkan masih digunakan sebagai kendaraan harian oleh para penggemarnya.
6. Vespa Klasik
Skuter asal Italia ini juga punya tempat tersendiri di hati kolektor motor antik Indonesia. Model-model lawas seperti Vespa keluaran tahun 1950-an hingga 1970-an memiliki nilai jual yang sangat tinggi, terutama unit dengan kondisi orisinal, baik dari sisi bodi maupun cat aslinya. Tidak jarang unit langka ini ditawar dengan harga ratusan juta rupiah oleh kolektor yang serius.
Kenapa Motor Jadul Semakin Diburu?
Ada beberapa alasan mengapa motor-motor jadul ini semakin populer di kalangan kolektor. Pertama, jumlah unit yang tersisa semakin sedikit karena produksinya sudah lama dihentikan dan suku cadang orisinal semakin langka. Kedua, desain klasik dari motor-motor ini dianggap punya nilai estetika yang tidak dimiliki motor modern. Ketiga, banyak orang yang ingin bernostalgia dengan motor yang pernah menemani masa kecil atau masa muda mereka.
Penutup
Motor jadul tahun 70-90an bukan hanya sekadar kendaraan tua, tetapi juga bagian dari sejarah otomotif Indonesia yang tetap hidup melalui tangan para kolektor dan komunitas pecintanya. Merawat motor klasik agar tetap orisinal dan dalam kondisi baik menjadi tantangan tersendiri, namun hal itulah yang membuat motor-motor ini semakin bernilai dari waktu ke waktu.








0 Komentar
Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.