You & Milk Diabalance
Gambar: You & Milk Diabalance

Memilih susu yang aman untuk penderita diabetes seringkali terasa membingungkan karena banyak varian susu tersedia di pasaran. Padahal, mengonsumsi susu yang tepat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil tanpa mengorbankan asupan nutrisi harian.

Lewat artikel ini, kamu akan mendapatkan panduan praktis dalam memilih susu yang aman untuk diabetes. Bukan cuma itu, kita akan memberikan rekomendasi dan ulasan lengkap susu rendah gula terbaik saat ini.

Tips Memilih Susu untuk Diabetes

Untuk pasien dengan gula darah tinggi, coba untuk perhatikan beberapa tips ini sebelum memilih susu:

Pilih Susu Nabati

Bagi penderita diabetes, susu nabati seperti susu almond, kedelai, maupun rami adalah pilihan terbaik untuk dikonsumsi. Susu kelapa atau susu oat juga bagus meskipun keduanya punya kandungan gula alami sedikit lebih tinggi dibandingkan lainnya.

Rata-rata susu nabati punya kandungan karbohidrat yang rendah dibandingkan susu sapi varian rendah lemak. Apalagi, berbagai susu dari tanaman ini biasanya tidak mengandung laktosa dan kolesterol yang baik untuk kesehatan jantung.

Selektif dalam Memilih Susu Hewani

Orang dengan gula darah tinggi sebenarnya masih boleh mengonsumsi susu sapi. Tetapi, jika ingin mengonsumsi susu hewani, pilihlah susu skim, susu rendah lemak, susu murni, atau susu bebas laktosa.

Penderita diabetes bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kesehatan. Misalnya, pasien yang mengutamakan kesehatan jantung dan berat badan disarankan memilih susu rendah lemak. Namun, bagi yang ingin lebih banyak protein dan menyeimbangkan gula darah, susu murni adalah pilihan yang pas.

Cari Susu Tanpa Gula

Kalau kamu sudah memilih susu nabati, sebaiknya pilih susu tanpa gula. Minuman yang tidak diberikan pemanis seperti ini dapat meminimalkan asupan gula tambahan. Nah, kamu juga harus cermat dengan nama lain gula tambahan yang ada dalam kemasan.

Beberapa nama umum untuk gula tambahan antara lain sirup jagung, agave, brown sugar, palm sugar, sirup malt, maltosa, dan fruktosa. Jika masih ingin mengonsumsi susu dengan rasa enak, sebaiknya pilih yang menggunakan stevia.

Stevia merupakan pengganti gula yang terbuat dari tanaman Stevia rebaudiana. Berbeda dari gula tambahan lainnya, stevia memiliki 0 kalori dan tidak menambahkan karbohidrat dalam makanan. Bagi pasien diabetes, stevia tidak membuat kadar gula darah melonjak dan aman digunakan.

Perhatikan Nutrisi Tertentu

Ada beberapa nutrisi dalam susu yang harus diperhatikan lebih detail yaitu:

• Karbohidrat

Orang yang memiliki gula darah tinggi harus memperhatikan karbohidrat harian. Apabila tidak dikonsumsi secara tepat, utrisi ini dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Penderita diabetes disarankan untuk memilih makanan yang lebih rendah karbohidrat. Sementara itu, memiliki kandungan yang bervariasi tiap jenis susunya. Namun, susu dengan karbohidrat terendah adalah susu almond yang mengandung kurang dari 1 gram per 100 ml.

• Lemak

Pasien diabetes harus memperhatikan jenis dan jumlah per porsi lemak yang ada dalam susu lebih teliti. Mengelola asupan lemak dan berat badan sangat penting untuk mengelola diabetes tipe 1 maupun 2.

Kandungan lemak memengaruhi rasa kenyang dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, sesuai rekomendasi Diabetes UK, pilih susu rendah lemak tak jenuh yang sesuai dengan pola makan sehat jantung.

• Protein

Susu dengan protein yang tinggi mengandung asam amino esensial yang bagus untuk perbaikan dan memelihara kesehatan jaringan tubuh. Susu sapi memiliki protein tertinggi sekitar 3,5 gram protein per 100 ml.

Untuk susu nabati, kamu bisa memilih susu kedelai dengan kandungan dan kualitas protein yang mirip dengan susu sapi. Kalau kamu memilih susu almond atau oat, tambahkan porsi protein pada makanan agar gizi tetap tercukupi.

• Kalsium

Orang dewasa usia 19-51 tahun membutuhkan 1.000 mg kalsium tiap hari. Kandungan ini berguna untuk memperkuat tulang sekaligus mengurangi risiko jatuh pada pasien diabetes dengan hipoglikemia.

Jika ingin mengonsumsi susu kaya kalsium, susu sapi rendah lemak mengandung 300 mg kalsium. Susu nabati juga banyak yang memiliki kandungan kalsium setara susu sapi. Meskipun begitu, susu nabati memiliki kemungkinan tidak diserap maksimal oleh tubuh.

Perhatikan Porsi dan Waktu Konsumsi

Jika sudah melakukan 4 tips yang Minyu sebutkan, kamu tetap harus mengatur porsi dan waktu konsumsi susu. Meskipun sudah mengonsumsi susu rendah gula terbaik, pengendalian porsi dan waktu konsumsi dapat mengoptimalkan nutrisi untuk pengelolaan diabetes.

Sebaiknya, pertimbangkan konsumsi susu sebagai bagian dari asupan karbohidrat dan protein harian. Cara ini akan membantu menjaga kadar glukosa darah tetap stabil dari nutrisi yang ada dalam susu.

Biasanya, ukuran standar susu adalah 200-250 ml per sajian. Namun, ukuran ini dapat disesuaikan lagi dengan kandungan karbohidrat, lemak, protein, kalsium, dan mikronutrien per porsi agar dapat memenuhi kebutuhan harian.

Selain itu, pasien diabetes disarankan mengonsumsi susu bersamaan dengan makan untuk memperlambat penyerapan karbohidrat. Proses ini membantu menghambat penyerapan glukosa dan mencegah lonjakan gula darah.

Rekomendasi Susu Diabetes You & Milk Diabalance

Susu untuk diabetes
Gambar: You & Milk Diabalance

Kalau kamu sedang mencari susu untuk diabetes, You & Milk Diabalance bisa jadi pilihan yang pas! Minuman ini terbuat dari susu almond yang menjadi pilihan terbaik bagi orang dengan gula darah tinggi.

Susu ini rendah karbohidrat dengan indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan gula darah naik setelah dikonsumsi. Ditambah, kalori dalam susu almond tergolong rendah yaitu 13-20 kalori yang berguna untuk mengelola berat badan.

Tidak hanya susu almond, You & Milk Diabalance diperkaya dengan berbagai bahan alami kaya serat yaitu multigrain, inulin, dan isomaltulosa. Ketiga bahan ini mampu memperlambat penyerapan glukosa di usus dan mendukung kontrol gula darah.

Soal rasa, kamu tak perlu khawatir susu ini akan terasa seperti obat atau hambar. Produk unggulan You & Milk ini menggunakan stevia sebagai pemanis alami 0 kalori dan tidak memengaruhi kadar gula darah.

Jika kamu mengonsumsi You & Milk Diabalance, takaran yang digunakan adalah 3 sendok makan dan 100 ml air hangat. Untuk aturan konsumsi You & Milk Diabalance, susu rendah gula untuk dewasa ini dapat diminum 2 kali sehari sebelum atau sesudah makan, di tengah aktivitas padat, setelah makan camilan, atau malam hari sebelum tidur.




0 Komentar