Biaya tes DNA


Halo Sobat Catatan Yustrini, kita pasti kerap dengar dong istilah 'tes DNA'. Ya, terutama kalo ada berita heboh waktu seorang aktor terkenal disebut-sebut sudah memiliki anak dari wanita lain. Atau sewaktu ada berita duka pesawat jatuh dan untuk mengidentifikasi jenasah dibutuhkan yang namanya tes DNA. 

Tetapi betapa awalnya kita jika hanya tahu manfaat tes DNA sebatas itu. Ternyata setelah digali lebih dalam, ada banyak manfaat lho yang bisa didapatkan dari sebuah tes DNA. 

Namun apakah kita bisa melakukan tes DNA tiap saat dan apa saja prosedurnya? Bagaimana sejarah ditemukan DNA dan berapa biaya tes DNA di rumah sakit? Bisakah ditanggung oleh BPJS? Yuk, simak artikel berikut! 

Mengenal Tes DNA, Sejarah dan Manfaatnya

"Aku pengen tes DNA, untuk mengetahui apakah benar aku beneran anak mama dan papa," celetukan seperti ini pernah keluar dari mulutku saat masih kecil. Tentu kalimat seperti itu bukan tanpa sebab keluar begitu saja dari seorang anak kecil. Apalagi kalo bukan karena habis nonton sinetron - (nah, ini salah satu dampak negatif anak kecil ikut tontonan orang tuanya). 

Sebagai anak-anak, waktu itu aku nggak paham apa yang dimaksud DNA. Baru setelah masuk ke SMP, aku tahu lebih banyak tentang DNA ini. Meski ya, nggak paham-paham banget. 

Apa itu DNA? 

Apa itu DNA


DNA itu sebenarnya sebuah singkatan dari Deoxyrbonucleic Acid atau Asam Deoksiribonukleat. Dilansir dari laman Wikipedia, DNA itu adalah satu jenis asam nukleat yang memiliki kemampuan pewarisan sifat. Keberadaannya ditemukan dalam nukleoprotein yang membentuk inti sel. 

DNA inilah yang membuat tiap makhluk hidup memiliki keunikan tersendiri dan diwariskan dari orang tua ke anak. Itu sebabnya kenapa anak bisa memiliki ciri dan sifat yang mirip dengan orang tua, atau keluarganya. 

DNA berfungsi sebagai pembawa identitas atau informasi genetik makhluk hidup yang disimpan di setiap sel. 

Berapakah ukuran DNA manusia? 

Ada artikel yang menyebutkan bahwa panjang DNA manusia jika dibentangkan bisa mencapai jarak dari matahari ke pluto. Wow! 

Dilansir dari laman Kumparan, Kode genetik pada sel manusia mengandung 23 molekul DNA atau kromosom. Setiap DNA memiliki 500.000 hingga 2,5 juta pasang nukleotida. Ukuran molekul DNA ini 1,7 hingga 8,5 cm atau sepanjang 5 cm jika dibentangkan. Padahal ada sebanyak 37 triliun sel pada tubuh manusia. 

Sejarah Penemuan DNA

Pertama kali DNA ditemukan oleh Frederich Miescher, seorang ahli biokimia asal Jerman di tahun 1869. Tapi saat itu belum digali fungsi dan manfaatnya bagi dunia kesehatan. Baru di tahun 1953, peneliti atau para ilmuwan Cambridge University yaitu James Watson, Francis Crick, Maurice Wilkins menemukan bahwa ada manfaat DNA untuk mengetahui informasi biologis tiap makhluk hidup. 

Berkat penemuan tersebut, mereka diberikan hadiah Nobel bidang kedokteran dan fisiologi tahun 1962. 

Berbagai Manfaat Tes DNA 

Setelau mengetahui apa itu DNA dan sejarah penemuannya, mari kita gali apa saja manfaat tes DNA selain untuk mengetahui hubungan antara anak kandung dan orang tuanya. 

Biaya uji tes DNA


1. Membantu memecahkan misteri kejahatan

Dalam dunia kriminal, tes DNA bisa dipakai untuk melacak siapa pelaku kejahatan. Dengan cara mencocokkan materi genetik yang tertinggal pada korban dan tersangka. 

2. Identifikasi Jenazah 

Tes DNA sering digunakan untuk mengidentifikasi jenazah yang ditemukan dalam keadaan rusak. Biasanya korban bencana alam, pesawat jatuh atau penemuan mayat memerlukan tes DNA sebelum akhirnya dapat dikembalikan ke keluarganya. 

3. Mendeteksi Resiko Penyakit 

Tak hanya untuk mengungkap identitas jenazah saja, tes DNA juga dapat mendeteksi penyakit seseorang. Terutama pada penyakit yang beresiko diturunkan dalam keluarga, agar dapat dideteksi sejak dini, sehingga bisa dilakukan tindakan-tindakan pencegahan dan mendapatkan pengobatan yang lebih tepat. 

4. Deteksi Dini Bagi Janin 

Ibu hamil juga dapat melakukan tes DNA saat janin masih ada di dalam kandungan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada risiko penyakit tertentu seperti down sindrom, yang diidap oleh sang anak sebelum dilahirkan. Sehingga dokter dan orang tua dapat melakukan persiapan tindakan pengobatan sejak dini.

5. Rencana Kehamilan

Bagi pasangan yang baru merencanakan kehamilan, tes DNA juga dapat dipakai untuk mendeteksi potensi penyakit yang nantinya dapat diwariskan. Hal ini dilakukan oleh pasangan yang beresiko memiliki suatu penyakit tertentu. 

Buat yang mau melakukan program bayi tabung, uji genetik dapat dikerjakan guna memilih embrio terbaik. 

Biaya Tes DNA di Indonesia

Sayang sekali tes DNA yang manfaatnya begitu besar dalam bidang kedokteran ini, sampai sekarang belum ditanggung oleh BPJS, sehingga buat kita yang memerlukan tes DNA harus merogoh uang dari kantong sendiri. 

Biaya tes DNA di tiap rumah sakit tentu berbeda-beda. Misalnya, tetapi rata-rata berkisar dari 5 hingga 10 jutaan. Kita juga dapat melakukan tes DNA di puskesmas dengan harga 7 hingga 8 jutaan. 

Nah, buat kamu yang mau melakukan tes DNA alangkah baiknya mencari tahu informasi di tanyaDNA by GSI Lab. Rasakan pengalaman baru tes kesehatan melalui DNA. 

Bagi pasangan muda yang baru merencanakan kehadiran sang buah hati, atau sedang hamil bisa mendapatkan layanan NIPT atau Non-Invasive Prenatal Test. 

NIPT adalah metode skrinning untuk mendeteksi jenis kelamin dan kelainan kromosom pada calon bayi. Metode ini cukup aman bagi ibu hamil dan bisa dilakukan pada usia kandungan 10 minggu. 


Referensi: 

- https://www.kompas.com/tren/read/2022/02/28/084500765/hari-ini-dalam-sejarah--penemuan-struktur-kimia-dna-merevolusi-studi

- https://www.finansialku.com/berapa-biaya-tes-dna/

- https://www.sehatq.com/artikel/dna-adalah-informasi-akurat-tentang-seseorang/amp

- https://www.kumparan.com/amp/kumparansains/definisi-struktur-dan-sejarah-penemuan-dna-1qrgesaVJlb

- https://www.referensimakalah.com/2013/01/sejarah-penemuan-DNA-deoxyribonucleic-acid.html?m=1

- https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/tes-dna-manfaat-dan-risiko-yang-anda-harus-ketahui



0 Komentar