Hari kebersihan menstruasi

Hai, Sobat Catatan Yustrini, sudah tahukah bahwa setiap tanggal 28 Mei itu diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi atau Menstrual Hygiene Day? 


Jujur aja, aku baru ini tahu loh! Dulu rasanya waktu masih remaja nggak pernah ada perayaan Menstrual Hygiene Day deh! 

Ternyata oh, ternyata, baru tahun 2013 acara ini diinisiasi oleh sebuah organisasi non-pemerintah asal Jerman. Dan itupun baru dirayain setahun kemudian. 


Di pilih tanggal 28 bulan lima, bukan tanpa alasan. Angka 28 ini secara simbolis dari periode rata-rata siklus menstruasi 28 hari selama 5 hari.


Tentang Hari Kebersihan Menstruasi 

Hari Kebersihan Menstruasi diadakan bukan tanpa alasan, melainkan punya tujuan untuk meningkatkan kesadarkan para perempuan dalam mengelola atau memanajemen kebersihan saat datangnya tamu bulanan. 


Resiko infeksi pada periode menstruasi itu lebih meningkat dibanding hari biasa. Oleh sebab itu, kita terutama kaum perempuan harus belajar menjaga kebersihan supaya tetap sehat. 


Menjelang peringatan Hari Kebersihan Menstruasi, Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI) dan Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia didukung oleh Mundipharma Indonesia, mengadakan acara webinar 'Sehat dan Bersih Saat Menstruasi' yang merupakan bagian dari GerMaS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Berbicara mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi perempuan Indonesia.


Acara ini diadakan secara virtual melalui zoom dan YouTube Betadine Indonesia dipandu oleh presenter cantik, Novita Angie menghadirkan 4 narasumber, yaitu:

1. Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp. OG(K), MPH, Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyampaikan materi, "Sehat dan Bersih Saat Menstruasi".

2. Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta

3. Mada Shinta Dewi, Country Manager Mundipharma Indonesia

4. Adi Prabowo, Head of Marketing Digital & E-Commerce Mundipharma Indonesia


Manfaat Menjaga Kebersihan Saat Menstruasi 

Sehat saat menstruasi

Menstruasi merupakan kondisi normal yang terjadi pada seorang perempuan, yaitu keluarnya darah selama beberapa hari (3-7 hari) dari organ intimnya, dan memiliki satu periode setiap bulannya (setiap 28 hari, 21 atau 35 hari).

 

Menstruasi bukan sesuatu yang buruk. Hal ini menandakan bahwa seorang wanita telah siap untuk bereproduksi/memiliki anak, karena haid didahului oleh proses matangnya sel telur yang siap dibuahi. 


Dr. Dwiani menjelaskan bahwa darah yang keluar sebetulnya merupakan lapisan dalam rongga rahim yang dipersiapkan oleh sel telur yang sudah dibuahi, yang akan berkembang menjadi janin. 


Bila tidak ada pembuahan maka, lapisan rongga rahim ini akan keluar berupa darah. Dan darah sangat disukai bakteri. Pembalut yang tidak dibersihkan bisa jadi tempat perkembangbiakan bakteri. 


Pentingnya Menjaga Kebersihan di Masa Menstruasi

Tidak menjaga kesehatan di masa menstruasi bisa berakibat pada infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, infeksi jamur bahkan meningkatkan resiko kanker serviks. 


Oleh karena itu, kita harus menjaga kebersihan dengan sering mengganti pembalut, dan cuci tangan. 


Faktanya, data di Indonesia. Kesadaran perempuan akan pentingnya MKM saat menstruasi masih sangat rendah. 

Hanya 1 dari 2 anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mendapat menstruasi pertama kali. 1 dari 3 saja anak perempuan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Dan 1 dari 3 anak perempuan yang mengganti pembalut 4-12 jam. Sisanya, mengganti pembalut 2 kali sehari. 


Cara Menjaga Kebersihan Masa Menstruasi

Manajemen kebersihan menstruasi

Saat haid bukan saja emosi sedang tidak stabil namun tubuh juga rentan dengan bakteri. Itu sebabnya pada masa menstruasi harus benar-benar menjaga kebersihan. 

1. Cuci bersih pembalut yang sudah dipakai dengan cara membuang darahnya dan masukkan ke dalam pembungkus atau kantong plastik. 

2. Buanglah pembalut yang sudah dipakai ke tempat sampah

3. Bila memakai pembalut cuci ulang, cuci pembalut dengan bersih setelah dipakai. 

4. Gantilah pembalut setiap minimal 4 jam sekali. 

5. Mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh. 

6. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Karena bakteri mudah sekali berpindah dari tangan ke organ kewanitaan. 

7. Pakailah air bersih yang mengalir saat membersihkan area kewanitaan. Arahnya juga harus dari depan ke belakang, yaitu ke arah lubang anus. Karena lubang anus bagian yang paling kotor dan bakteri bisa berpindah dari anus ke vagina. 

Jika menggunakan cairan pembersih vagina, pilih yang pH rendah sesuai dengan pH organ kewanitaan yaitu, antara 3,5 sampai 4,5.

Jangan gunakan sabun badan untuk membersihkan vagina, karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan bakteri dalam vagina dan jadi mudah terinfeksi. 


8. Gunakan pembalut yang bersih dan ganti pembalut secara rutin minimal 4 jam sekali. 

Infeksi dapat terjadi jika kebersihan vagina saat menstruasi kurang terjaga, bisa infeksi bakteri dan infeksi jamur. 

Pembalut yang tidak dibersihkan dengan baik bisa mengakibatkan bakteri-bakteri mudah berkembang biak. Walau tidak secara langsung, tapi bakteri ini dapat menimbulkan infeksi-infeksi yang lain. 

Darah merupakan tempat yang baik bagi bakteri untuk berkembang biak. Supaya kita tidak mudah terinfeksi maka sebaiknya buang pembalut dengan benar. 

Cuci pembalut dengan air dan buang darahnya. Bungkus pembalut bekas pakai dengan kertas atau kantong plastik baru buang ke tempat sampah. Jika menggunakan pembalut cuci ulang, cepatlah dicuci dengan air dan sabun. 


Vaginosis Bakterialis 

Infeksi vagina yang disebabkan oleh terganggunya keseimbangan jumlah bakteri alami di dalam vagina. Infeksi ini dapat menimbulkan keputihan dan gatal. 

Faktor resiko timbulnya penyakit ini adalah penggunaan berulang atau akibat jarang ganti pembalut. 

Infeksi ini juga bisa meningkatkan resiko seseorang terinfeksi HIV, HPV (penyebab kanker serviks) dan komplikasi persalinan. 


Kandidosis Vulvovaginalis

Adalah infeksi saluran reproduksi wanita yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. 

Penyakit ini bisa, menyebabkan gatal ekstrem dan pembengkakan vagina dan vulva serta keputihan yang menggumpal. 

Faktor resiko timbulnya penyakit ini disebabkan oleh buruknya kebersihan saat menstruasi. Kelembaban vagina serta penggunaan pembalut yang kurang tepat menimbulkan infeksi ini. 

Penyakit ini juga berhubungan dengan resiko HIV dan HPV (penyebab kanker serviks). 


Apakah penggunaan pembalut dapat menimbulkan kanker serviks? 


Dr. Dwiani menjelaskan bahwa sebenarnya pembalut tidak secara langsung menyebabkan kanker serviks. Pembalut yang bersih itu semuanya baik. Asal sering-seringlah mengganti pembalut lama dengan yang bersih dan buang pembalut dengan benar. 

Kanker Serviks ini dapat dicegah dengan Vaksin HPV dan Pap Smear. Juga menjaga kebersihan saat haid. 


Ibu Bicara Menstruasi

Bicara menstruasi

Ibu merupakan sumber informasi pertama yang diharapkan oleh anak-anak perempuan mengedukasi pengetahuan tentang menstruasi. Supaya saat anak mendapatkan haid pertamanya, ia sudah tahu harus bagaimana dalam Manajemen Kebersihan Menstruasi. 

Aku ingat nih, ketika dapat haid pertama kalinya. Sebenarnya aku sudah mengetahui tentang haid dari mama dan teman-temanku. Tapi tetap saja panik waktu dapet beneran. Dikira kena penyakit apa gitu, ha, ha. 

Beruntungnya, mama tahu apa yang sedang terjadi padaku dan segera mengarahkan apa yang harus kulakukan terkait dengan MKM. Cara menggunakan pembalut, membersihkan area kewanitaan dan membuang pembalut bekas pakainya dengan benar. 

Sebagai calon ibu, aku juga harus belajar bagaimana menyampaikan edukasi secara baik dan benar pada anak. Dalam kesempatan webinar kemarin, Psikolog Anna Surti memaparkan tentang pentingnya komunikasi ibu dan anak. 

Sulit Bicara Menstruasi? 

Penyebab kenapa ibu sulit bicara menstruasi bermacam-macam. Sering menganggap tabu, bingung memulai dari mana, kurangnya pengetahuan tentang menstruasi hingga keraguan remaja putri terhadap kemampuan ibunya dalam menjelaskan. 

Faktanya, lebih dari 90 persen anak perempuan percaya kepada orang tua dan guru sebagai sumber informasi. 

Sumber informasi mengenai haid juga diharapkan dari teman, saudara perempuan, guru di sekolah, petugas kesehatan dan sumber buku, film, video, artikel serta internet. 

Menurut data yang dikumpulkan oleh beberapa lembaga menyebut: 

- Di Nigeria, pengetahuan reproduksi bagus namun kualitas komunikasi tentang reproduksi yang buruk (Titiloye & Ajuwon, 2017) 

- Di Etiopia, kesalahpahaman remaja tentang menstruasi justru mengurangi kualitas hidup, antara lain kesehatan dan kemandiriannya (Smiles, dkk 2017) 

- Di Pakistan, 2 dari 3 anak perempuan tahu informasi menstruasi dari ibu. Hampir 40% tidak masuk sekolah karena menarke*, hampir 60% tidak mandi ketika menstruasi, 80% tetap basuh vagina dengan air (Michael, dkk 2017) 

- Di Indonesia, 1 dari 4 anak tidak pernah menerima informasi tentang menstruasi sebelum menarke* (UNICEF 2020) 

*menarke=mentruasi pertama kali

Oleh sebab itu, penting bicara menstruasi pada saat anak perempuan mulai bertumbuh remaja. 

Bila tidak dibicarakan, maka bisa menimbulkan efek negatif bagi anak. Mulai dari keluarnya emosi negatif (rasa takut, cemas, malu), ketidaksiapan menghadapi menarke, hingga kesalahpahaman tentang menstruasi. 

Sebaliknya, jika menstruasi sudah dibicarakan sejak awal, maka diharapkan kesehatan reproduksi anak jadi lebih baik, menunda hubungan seksual pertama, mengurangi masalah kesehatan mental terkait seksualitas dan membawa hubungan ibu anak jadi lebih dekat. 

Hal-hal yang Dibicarakan 

Pertanyaan yang biasanya timbul dari anak adalah, bagaimana menstruasi terjadi? Mengapa anak laki-laki tidak haid? Apa tanda-tandanya? Apa beda pembalut bersayap dengan yang tidak? Apakah menstruasi dan keputihan itu sama? Mengapa saat menstruasi tubuh jadi lebih cepat lelah dan mudah marah? Kapan perempuan berhenti menstruasi? 

Sebagai orang tua harus menyiapkan jawaban yang tepat. Berikut ini hal-hal yang dibicarakan:

Jika anak belum mentruasi: 

- Ibu bisa menjelaskan kalau mentruasi itu situasi yang wajar dialami oleh perempuan

- Apa sih mentruasi? 

- Yang perlu dilakukan ketika sedang menstruasi

- Perubahan tubuh setelah mendapat menstruasi

- Perubahan mood 

Jika anak sudah menstruasi: 

- Bawa pembalut cadangan

- Apa yang mesti dilakukan kalo 'bogor

- Cara mencatat periode haid dan mengapa perlu

- Apa yang bisa dilakukan ketika sedang nyeri 

- Cara menjaga kebersihan ekstra 

- Apakah keputihan wajar dan cara mengatasinya 

7 Tips Berbicara Menstruasi

Selain pemaparan di atas, Psikolog Anna Surti juga memberi tips berikut: 

1. Ingat Ibu = Paling Diharapkan 

Faktor kedekatan dan sama-sama perempuan mungkin menjadikan sosok ibu yang paling diharapkan oleh anak perempuan. 

Ibu perlu membekali diri dengan pemahaman dan pengetahuan yang tepat tentang menstruasi. Perlu membedakan mana mitos dan mana fakta agar tidak memberikan informasi yang menyesatkan. 

Perlu juga membekali diri dengan cara berkomunikasi yang baik. 

2. Bicara tentang Menstruasi itu Tidak Tabu

Jangan lagi menganggap bahwa bicara tentang menstruasi ini tabu. Justru pembicaraan perlu dilakukan agar dapat meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa. 

3. Lakukan Berulang Kali

Topik mengenai haid bisa dibicarakan di awal-awal anak mengalami pubertas atau sebelumnya. Dan pembicaraan harus dilakukan berulang kali supaya anak paham. 

4. Bersikap Positif 

Ibu harus tetap bersikap positif meskipun isu-isu pubertas bisa menjadi topik yang cukup sensitif untuk remaja. 

5. Banyak Bertanya & Berdiskusi

Dibanding harus berceramah, lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan jawaban. Jika tidak siap menjawab pertanyaan anak, katakan butuh waktu berpikir. Carilah informasi dan jawaban setelahnya. 

6. Jelaskan Secara Konkrit

Pakailah gambar anatomi tubuh untuk menjelaskan secara sederhana. Bisa juga menggunakan games, misalnya Menstrual Maze. 

7. Jelaskan Juga Pada Anak Laki-laki 

Anak laki juga perlu diedukasi. Tujuannya supaya lebih menghargai dan memahami perempuan. 

Diharapkan sih, anak laki-laki yang sudah diedukasi ini nantinya tidak mengejek atau mempermalukan teman wanitanya yang sedang menstruasi. Namun diharapkan bisa membantu. 

Misal, menolong teman perempuan yang mengalami 'bocor' dengan ikut menutupi. Bukan mengejek. 

Atau bisa juga memberikan minuman hangat kepada teman perempuan yang lesu karena sedang haid. 

Rangkaian Lengkap Betadine Feminine Hygiene

Sabun pembersih kewanitaan


Betadine Feminine Hygiene mengeluarkan rangkaian lengkap untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan. 

Rangkaian produk tersebut antara lain: 

1. Daily Protection,  Betadine Feminine Wash Natural dan Wash Foam

Betadine Feminine Wash dirancang khusus untuk penggunaan sehari-hari. Menutrisi dan mendukung pertumbuhan bakteri baik. Memberikan perlindungan alami area kewanitaan. 

Mengandung PH balanced dan Prebiotics. Bebas Parabean (Parabean Free), Gynaecologically Tested, Menjaga keseimbangan pH alami, melembutkan dan hypoallergenic. 

2. Red Days, Betadine Feminine Hygiene Pavidone - Iodine 10%

Pada saat menstruasi resiko infeksi meningkat. Butuh perlindungan ekstra untuk mengatasi infeksi kuman. 

Feminine Hygiene PPI 10% merupakan antiseptik kewanitaan untuk mengatasi gejala infeksi ringan seperti, gatal-gatal, keputihan. 

3. Infection,  Betadine Feminine Hygiene Vaginal Douche Pavidone Iodine 10%

Bila terjadi infeksi sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Produk dari Betadine yang satu ini merupakan obat pembersih vagina yang mengandung Pavidone Iodine 10%. 

Dipakai untuk mengatasi masalah vaginitis dan digunakan harus dengan resep dokter. 

4. On the Go, Betadine Feminine Wipes

Boleh digunakan untuk pemakaian sehari-hari, khususnya jika sedang berpergian. Menutrisi dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dan memberi perlindungan di bagian area kewanitaan

Bebas sabun, parabean dan pewarna. Gynaecologically Tested, membantu menjaga pH alami, mengandung prebiotik dan flushable. 

Semua produk Betadine Feminine Hygiene dapat dibeli di Shopee atau Tokopedia

Materi terakhir disampaikan oleh Adi Wibowo selaku Head of Marketing Digital & E-Commerce Mundipharma Indonesia. Dilanjutkan sesi tanya jawab, kuis dan persembahan penampilan secara virtual dari anak-anak Indonesia. 

Wah, seru sekali ya webinar menyambut hari kebersihan menstruasi ini. Harapanku sih, semoga ke depannya, acara-acara seperti menyambut hari kebersihan menstruasi ini bisa terus diadakan. Dan mengedukasi perempuan Indonesia agar bisa meningkat kualitas hidup diri sendiri, keluarga dan masyarakat. 


25 Komentar

  1. Sangat senang ikutan ini karena ternyata bisa jadi media edukasi saya dengan dua anak gadis saya kelak
    Bahkan metode ngomongnya juga diajarin
    Keren, Betadine

    BalasHapus
  2. Baru tahu ada Hari Kebersihan Menstruasi, Mbak. Aku setuju bahwa pengetahuan seputar menstruasi bukan melulu utk anak cewek. Anak cowok pun mesti paham agar bisa menghargai anak cewek, terutama lewat ibunya. Apalagi kaum muslim yang ada kalanya libur shalat dan berpuasa. Dengan manajemen kebersihan menstruasi, ditambah pemakaian Betadine yg menyehatkan, bisa mendorong wanita makin produktif.

    BalasHapus
  3. Wah baru tau loh ada hari kebersihan menstruasi. Ternyata setiap tanggal 28 Mei ya. Memang benar saat mens itu harus rajin membersihkan area kewanitaan.

    BalasHapus
  4. aku belum punya anak perempuan hehe pengalaman sih malu sm yg cowok2 kalo sampe bocor trus ditutupi. ky diliatin teruss

    BalasHapus
  5. Kebersihan saat menstruasi memang perlu diperhatikan ya kak oleh kita sebagai perempuan, agar tetap terjaga kesehatannya dan semoga jauh-jauh dari gangguan kesehatan, aamiin

    BalasHapus
  6. Wah betul tuh MKM saat menstruasi juga penting menjadi perhatian bagi para wanita ya...keren kak infonya..

    BalasHapus
  7. mba Yus pastinya happy banget ya, bisa ikutan seminarnya, ilmunya pasti banyak banget yang didapat tentang menstruasi ini

    BalasHapus
  8. Tentang Menstruasi tuh nggak cuma aku bicarain sama anakku perempuan. Anakku yang laki-laki pun kudu tau tentang menstruasi meski ga sedetil ke anak perempuan. Alasanku, biar dia bisa memahami perubahan yang terjadi ada perempuan jika sedang menstruasi

    BalasHapus
  9. Seru banget ya webinarnya. Bahkan menyadarkan kalau ibu dan anak remajanya perlu banget lho membahas soal menstruasi sebelum anak dapat menstruasi pertamanya. Bahkan ke anak laki laki pun perlu diceritakan.

    BalasHapus
  10. Hepi banget ya mbak, mendapatkan pengetahuan soal menstruasi apalagi kita sebagai wanita biar bersih selalu. Semangatmenjaga kebersihan kita

    BalasHapus
  11. Aku kemarin juga bersyukur banget bisa ikutan inii. Ilmunya daging banget, detail dan bisa jadi bahan untukku dan anakku ke depannya.

    BalasHapus
  12. Sebagai pengguna Betadine, saya akui merasa terbantu dengan varian produknya. Jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari atau saat bepergian. Saya sendiri sekarang dalam fase bersipa menjadi ibu remaja putri, sehingga tips-tips dalam artikel ini sangat membantu dan perlu untuk segera saya aplikasikan sebagai bahan diskusi dengan anak.

    BalasHapus
  13. sebagai pria , saya dapat banyak informasi penting tentang menstruasi dan saya dukung perempuan untuk diberi ruang dan waktu saat menjaga diri dikala menstruasi

    BalasHapus
  14. selalu tetap terbuka dan sharing terus sih seorang ibu terhadap anaknya agar tidak terjadi kenapa" pada kemaluannya karena bahaya apabila tidak di bersihkan akbat menstruasi

    BalasHapus
  15. Remaja putri sejak awal harus dikenalkan tentang kebersihan menstruasi ya supaya lebih aware dan menghindari penyakit infeksi pada area kewanitaan. Aku baru tau ada hari kebersihan menstruasi. Aku sejak dulu diajarkan untuk mencuci pembalut ternyata bermanfaat juga ya, soalnya ada teman yg bilang gak perlu dicuci

    BalasHapus
  16. Sebelumnya memang sering dianggap tabu ya kalo ngomongin masalah kewanitaan, salah satunya menstruasi. Namun justru keterbukaan informasi jauh lebih penting dari rasa tabu itu sendiri.

    Selain itu juga para orang tua sebaiknya perlu menambah wawasan seputar masalah menarke atau menstruasi pertama ini. Jadi biar bisa jawab pertanyaan anak-anak jika mereka menanyakannya atau minimal bisa memberikan mereka wawasan baru.

    Setelah membaca artikel super keren ini, saya jadi tau ada Hari Kebersihan Menstruasi. Thanks for sharing it

    BalasHapus
  17. Seru banget acaranya... Makasih sharingnya ya, lengkap...
    Jadi inget, dulu saya pernah enggak sengaja bersihin miss v pakai sabun mandi, perih...

    BalasHapus
  18. Sama nih. Saya juga baru tahu ternyata ada yang namanya Hari Kebersihan Menstruasi dan itu diperingati setiap tanggal 28 Mei ya.

    Beruntung ya bisa ikut webinarnya dan dapat pencerahan mengenai pentingnya jaga kebersihan organ intim saat haid

    BalasHapus
  19. Iya sih suka dianggap tabu perihal area wanita ini. Jangan jauh-jauh deh, kayak kalau kita mau beli pembalut rata-rata pada ditutup-tutupin malu gitu. Saya rasa, semakin ke sini para orangtua sudah semestinya sadar dan segera memberikan edukasi yang baik kepada anaknya. Khususnya ibu kepada anak perempuannya, bahwa datang bulan itu bukanlah hal yang memalukan :D

    BalasHapus
  20. Terima kasih banyak informasi lengkapnya, sangat bermanfaat bagi saya yang mempunyai anak perempuan 🙂

    BalasHapus
  21. Benar itu, Mbak. Perlu menjaga kesehatan saat menstruasi nih.
    Daripada nanti terjadi infeksi pada saluran reproduksi atau saluran kemih.

    BalasHapus
  22. Wajib banget ya memperhatikan kebersihan menstruasi. Banyak penyakit serem yang disebabkan karena infeksi bakteri jika kurang bersih saat mens.

    BalasHapus
  23. Aku juga baru tahu kalau ada Hari Kebersihan Menstruasi, tapi memang masalah menstruasi ini sangat penting terutama untuk anak remaja yang harusnya mendapat edukasi sejak dini tentang cara menjaga kesehatan dan kebersihan saat mentruasi.

    BalasHapus
  24. Bersyukur sekali saya mendapatkan kesempatan mengikuti webinar ini, banyak ilmu yang didapat agar kita lebih aware sama kesehatan dan kebersihan menstruasi ini ya mba :)

    BalasHapus
  25. Memang penting banget ya Manajemen Kebersihan Menstruasi itu. Harus diajarkan terutama kepada anak perempuan sebelum menstruasi pertamanya, biar gak bingung dan tahu apa yang harus dilakukan.

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.