Perbedaan flu dengan pilek

Perbedaan Flu dengan Pilek 

Perbedaan flu dengan pilek terletak pada virus penyebabnya dan tingkat keparahannya. Persamaan gejala yang hampir mirip membuat kedua istilah penyakit ini sering tertukar. Iya nggak? Hayoo, ngakuu!!

Aku pun sering baru flu bilangnya lagi pilek nih! Dan sebaliknya sedang pilek, bilangnya baru flu. Hadech, mana yang benar ya?

Bila cermati dari segi gejala, penyebab dan komplikasi yang ditimbulkan, kedua penyakit flu dan pilek ini sangat berbeda.

Flu bisa menyebabkan gejala yang lebih fatal seperti pneumonia hingga kematian. Makin parah, jika penderita flu sudah memiliki riwayat penyakit kronis seperti gagal jantung, paru-paru atau diabetes.

Sementara pilek bisa juga menjadi gejala/tanda adanya penyakit atau kondisi kesehatan tubuh yang lain.

Penyakit flu sering terjadi secara musiman. Pilek bisa terjadi kapan saja, walau lebih sering terjadi saat musim hujan atau musim dingin.

Dari faktor penyebab, ternyata sangat berbeda. Flu sudah bisa dipastikan karena infeksi virus influenza (tipe A, B atau C). Sedangkan pilek bisa terjadi karena dua penyebab, virus atau alergi.

Menurut American Lung Association, ada lebih dari 200 virus berbeda yang menyebabkan pilek. Diantaranya coronavirus, adenovirus, human parainfluenza (HPIV) dan respiratory syncytial virus (RSV). Dari ratusan virus itu, rhinovirus adalah virus yang paling sering membuat orang menjadi bersin dan hidung meler.

Pilek juga dapat disebabkan karena alergi tertentu misal, debu, udara dingin, obat, bulu hewan, jamur, parfum, asap dll. Kalau gejala pilek karena alergi ini biasanya bersin-bersin, hidung meler dan mata berair.

Pilek merupakan suatu infeksi virus yang menyerang saluran napas bagian atas. Sedangkan flu menyerang sistem pernafasan secara keseluruhan meliputi paru-paru, hidung dan tenggorokan. 

Perbedaan Gejala Flu dan Pilek

Gejala flu dan pilek cukup berbeda, meski sering terlihat sama.

Gejala flu antara lain:

- Sakit kepala berat
- Sakit tenggorokan
- Demam tinggi hingga 40⁰C
- Nyeri otot di seluruh tubuh
- Batuk kering
- Menggigil
- Kelelahan terus-menerus selama 2 minggu - Sakit perut, diare
- Mual dan muntah
- Lendir di hidung sedikit bahkan tidak ada
- Jarang bersin

Sementara gejala pilek antara lain:

- Sakit kepala ringan
- Sakit tenggorokan
- Sedikit demam
- Nyeri ringan bahkan tidak ada
- Batuk berdahak
- Lelah dengan gejala yang ringan
- Hidung meler
- Lendir di hidung kental berwarna kuning kehijauan
- Hidung tersumbat
- Batuk ringan
- Bersin-bersin

Cara Mencegah Flu dan Pilek

Mencegah lebih baik mengobati, iya kan? Rajin cuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan selalu disarankan agar tidak mudah terserang flu dan pilek. Karena penyebaran virus bisa melalui benda-benda yang ada di tempat umum, seperti pegangan pintu, meja atau kursi di kendaraan umum.

Virus penyebab flu dan pilek bisa ditularkan saat seseorang bersin lalu tidak sengaja terhirup, memegang benda yang terkontaminasi percikan. Penggunaan masker saat bepergian akan cukup membantu untuk mengurangi resiko terkena flu.

Cara mencegah flu bisa dilakukan dengan vaksin flu di awal musim flu. Hindari kontak dengan penderita dan selalu rajin cuci tangan dengan sabun. Hindari saling meminjam barang pribadi dengan orang lain seperti sikat gigi atau handuk.

Mengatasi Flu dan Pilek 

Walau umumnya flu bisa sembuh dengan sendirinya, namun bila dibiarkan akan sangat mengganggu aktivitas.

Agar cepat sembuh sebaiknya penderita flu perbanyak minum air hangat, makan makanan yang bergizi dan banyak beristirahat.

Untuk meredakan gejala flu, bisa minum obat penurun panas ibuprofen dan paracetamol yang bisa didapatkan di apotek.

Pilek bisa cepat sembuh bila ditangani dengan tepat. Banyak minum air mineral, cukup istirahat, makan buah kaya serat. Rajin mengeluarkan lendir dari hidung juga membantu mempercepat penyembuhan pilek.

Selain cara mengatasi flu dan pilek di atas, ada makanan yang membantu penyembuhan. Makanan itu ada jahe, garam, daun mint, sup ayam dengan bawang putih dan madu.

Sebaiknya jika sedang flu atau pilek, pakailah masker, rajin cuci tangan, banyak istirahat di rumah dan minum vitamin C. Agar cepat sembuh dan tidak menularkan virus pada orang lain.

Itulah tadi perbedaan flu dan pilek serta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Terima kasih :)


Sumber bacaan:








2 Comments

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar yang masuk akan melewati tahap moderasi terlebih dahulu, spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.