Selasa, 08 Mei 2018

Mari Sembuhkan Indonesia dengan Gaya Hidup Sehat.


image: webhostmu.com
Semua orang pasti setuju jika kesehatan adalah kunci untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan. Rasanya percuma jika dari muda sudah bersusah payah bekerja dan mengumpulkan uang namun ketika tua semua harta itu justru dipakai untuk biaya pengobatan. Kesalahan umum yang sering dilakukan orang Indonesia adalah mengabaikan kesehatan, mengkonsumsi makanan tidak sehat, jarang berolahraga dan kurangnya istirahat sehingga tanpa sadar sebenarnya telah menumpuk berbagai macam penyakit di dalam tubuhnya. Maka tidak heran jika Indonesia hanya menempati posisi 108 dari 187 negara dalam health index, jauh tertinggal diantara negara-negara ASEAN lainnya.

Buat saya SUKSES itu artinya HIDUP SEHAT ditambah dengan KEUANGAN yang SEHAT juga membuat KELUARGA BAHAGIA. Sebaliknya jika sakit-sakitan maka keuangan akan menurun, keluarga pun ikut susah karena harus ikut memikirkan kita dan juga biaya pengobatannya. Alangkah mahalnya kesehatan itu jika sudah sakit, iya kan? Oleh karena itu kita harus selalu menjaga kesehatan yang sudah Tuhan berikan. Tubuh ini adalah milik Tuhan dan kita dipercayai untuk menjaganya. Caranya adalah dengan memberikan makanan yang baik dan sehat untuk tubuh kita, berolahraga dan tidur serta istirahat secara teratur. 


YOU ARE WHAT YOU EAT.


image: wall4stickers.com
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Prinsip ini benar-benar baru bisa saya rasakan saat terkena gejala typus beberapa tahun lalu. Jangan tanya rasanya sakit seperti apa. Makan saja harus pilihan nggak boleh yang berat-berat atau kasar. Selama satu minggu penuh hanya makan bubur dan selama sebulan ke depannya saya tidak boleh makan pedas atau asam. Tersiksa? Pasti. Secara tubuh saya merasakan pusing, mual, perih dan demam yang tinggi. Secara psikologis saya juga tersiksa melihat mama saya sibuk mengurus saya sambil berjualan mencari nafkah dan secara keuangan pastinya dompet saya makin tipis. Sejak saat itu saya tidak mau jajan sembarangan, bekerja terlalu keras sampai lupa makan dan lupa istirahat.

Kamu adalah apa yang kamu makan atau lebih populernya ungkapan itu dalam bahasa Inggris adalah "You are What You Eat". Adapun tahun 2006, Dr. Gillian McKeith meluncurkan buku yang berjudul You Are What You Eat: The Plan That Will Change Your Life yang telah terjual lebih dari 2 juta kopi. Apa arti dari ungkapan tadi itu? Saya coba menafsirkan sendiri artinya "kamu adalah apa yang kamu makan" adalah semua yang masuk ke dalam tubuh atau yang kita makan nantinya akan menjadi sumber energi. Makanan menentukan apakah tubuh kita jadi kuat atau lemah, sehat atau sakit, kurus atau gemuk, lemas atau berenergi. 

Lalu bagaimana dengan kebiasaan masyarakat Indonesia? Jujur nih, saya belum sepenuhnya bisa menerapkan gaya hidup sehat. Hayo ngaku siapa ibu-ibu di sini yang nggak sayang untuk membuang minyak bekas goreng kemarin? Saya juga amat sayang bila membuang minyak goreng bekas, apalagi kalau masih terlihat jernih. Padahal minyak goreng itu tidak baik jika dipanasi berulang-ulang. Malah kalau beli gorengan di pinggir jalan atau warung makan, kita sering menemukan minyak yang sudah jadi jelantah (istilah orang Jawa). Sudah jadi rahasia umum ibu-ibu rumah tangga kalau minyak kental bisa dibuat jernih lagi, entah itu dimasukin gumpalan nasi atau dicampur sedikit-sedikti dengan minyak yang baru. Hal seperti ini sudah jadi budaya buruk orang Indonesia yang terus menerus mengalir menurun menjadi warisan anak cucu negeri ini. 

Belum lagi udara yang terpapar polusi dari asap kendaraan juga asap rokok yang ada di mana-mana. Lingkungan tidak sehat ini bisa memengaruhi kesehatan, pengaruhnya bisa langsung tampak bisa juga baru keluar bertahun-tahun kemudian. Tergantung daya imun tubuh kita. 



MARI SEMBUHKAN INDONESIA DENGAN GAYA HIDUP SEHAT.


image: www.seruni.id

Sebagai orang Indonesia saya kenal betul bagaimana sebenarnya kebiasaan orang Indonesia yang jauh dari kata hidup sehat. Yang paling menyedihkan adalah ketika mendengar ada orang-orang yang sakit sedang melakukan terapi kesembuhan di rumah sakit dengan biaya yang tidak sedikit. Meski sudah ada program BPJS dari pemerintah, tapi karena terapi harus dilakukan setiap hari maka mereka harus tetap mengeluarkan biaya menginap di kontrakan dan biaya hidup sehari-hari. Tinggal di daerah sekitar rumah sakit, membuat saya belajar dari pengalaman para pasien bagaimana sebenarnya gaya hidup sebelum mereka sakit. Tentu saja pelajaran ini untuk mengingatkan saya supaya hidup dengan cara yang lebih sehat.

Ada dua buah kesamaan pada penderita kanker:

1. Rata-rata pasien kanker tinggal di lingkungan yang penuh dengan asap rokok.

libredehumo.org
Dulu saya mengira bahwa kanker hanyalah penyakit yang bisa menyerang orang-orang yang tinggal di kota dengan tingkat polusi yang tinggi, tapi ternyata kanker juga bisa menyerang orang-orang yang tinggal di desa juga. Kesamaan antara pasien kanker ini adalah hidup diantara orang-orang yang suka merokok. Mirisnya meski anggota keluarga mereka sudah terkena kanker, perokok ini masih sulit meninggalkan kebiasaan mereka. Kesadaran orang Indonesia tentang bahaya merokok memang masih rendah. Bukankah di iklan-iklan bahkan di bungkus rokok sendiri sudah diingatkan bahwa rokok bisa menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya? 
Ada kurang lebih 600 zat kimia berbahaya di dalam rokok dan ada 7000 zat kimia berbahaya pada asap rokok. Pada perokok pasif bisa menyebabkan bayi lahir tidak normal, gangguan pernafasan, penyakit paru-paru dan berbagai jenis kanker. Pada perokok bisa menyebabkan ketidaksuburan, impotensi, darah tinggi, jantung, kanker mulut, kanker lidah, kanker tenggorokan, kanker paru-paru dll. Jadi bahaya rokok bukan saja mengancam kesehatan perokok sendiri tapi juga orang-orang sekitarnya. Sungguh sayang bila hidup yang indah ini hanya dihabiskan untuk mengalami sakit-penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Mari bebaskan Indonesia dari bahaya asap rokok.

2. Kurangnya asupan sayur dan buah. 

image:Tips atasi badan lemas wordpress.com
Asal enak, asal ada, asal kenyang. Itu jadi kebiasaan orang Indonesia paling populer. Tidak peduli makanan masih ada gizinya atau tidak yang penting perut tidak lapar. Akhirnya berbagai macam junk food dikonsumsi. Junk food adalah makanan yang tidak ada manfaatnya bagi tubuh. Biasanya karena terlalu banyak diolah sedemikian rupa hingga rasanya jadi sangat lezat, lebih gurih, lebih awet, dipanaskan dengan suhu panas yang tinggi hingga semua vitamin dan mineral habis. Saat ini banyak sekali tersedia makanan siap saji yang tinggal digoreng atau dipanaskan di microwave. Memang sangat praktis, namun kandungan kimia, zat pengawet, pewarna, pemanis buatan, perisa, pengental yang ditambahkan akan sangat berbahaya bila dikonsumsi terus-menerus. Dampaknya bisa menyebabkan kanker. 
Rata-rata pasien kanker yang pernah sewa kontrakan di tempat saya mengaku jika dia suka makan makanan olahan dan minuman kemasan. Makanan instan, makanan olahan, minuman kemasan pun jadi pilihan. Saya tidak mengatakan tidak boleh makan tetapi batasilah porsinya dan usahakan agar asupan vitamin dan mineral yang ada pada sayur dan buah bisa tetap terpenuhi setiap hari. 

Ada pasien kanker otak yang masih berusia 17 tahun mengaku jika ia tidak suka makan sayur dan buah, setiap harinya ia makan mie instan, mie ayam, bakso, jajanan kemasan dan selalu minum minuman kemasan. Awal kanker itu bisa terdeteksi adalah setelah ia jatuh saat mengikuti pelajaran olahraga. Orang tuanya memeriksakan ke dokter karena anak itu selalu mengeluh pusing dan demam ternyata ia sudah terkena kanker stadium 4. Kankernya termasuk ganas hanya dalam hitungan bulan sudah memasuki stadium 4. Hampir setiap malam ia tidak bisa tidur karena merasakan sakit kepala yang sangat hebat. Ia koma setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit untuk menjalani terapi tapi seminggu kemudian ia menghembuskan nafasnya. Nah dari pasien ini saya belajar bahwa makan sayur dan buah itu sangatlah penting supaya ketika ada sesuatu yang memicu kanker itu keluar maka ada perlawanan dari dalam tubuh. 

Dari dulu buah dan sayur terkenal memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh, diantaranya untuk mencegah sembelit, merawat kehalusan kulit, mengandung banyak antioksidan, mencegah kanker, mencegah jantung koroner, meningkatkan daya ingat dan melindungi sel-sel otak. Nah, buat kamu yang ingin menjaga supaya tubuhmu sehat dan kuat, banyak-banyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran.  


Kebiasaan buruk orang Indonesia yang perlu diubah:


1. Sayang membuang minyak goreng bekas. 

image: lifestyle.okezone.com
Saya rasa ini adalah kebiasaan buruk hampir semua ibu-ibu super irit di Indonesia termasuk mama dan saya juga ha, ha, ha. Yang suka ribut suami saya kalo mau goreng-goreng pasti dia maunya pakai minyak yang baru. Sementara mama mertua saya selalu bilang itu lho minyak yang di panci di pakai dulu. Kalau sudah begitu saya mah cuma bengong nunggu duluan mana yang mau naruh minyak baru atau bekas.  
Minyak goreng itu idealnya hanya digunakan satu kali, lebih dari itu maka akan mengalami penurunan kualitas. Jika dipanaskan berulang-ulang maka akan menghasilkan asam lemak jenuh, menghasilkan karsinogen dan radikal bebas. Kerusakan minyak jelantah inilah yang menyebabkan penyakit seperti penyakit jantung, hati dan kanker. 

2. Jarang minum air putih.

Tribunnews.com

Saya mengenal orang-orang yang tidak suka minum air putih. Kata mereka air putih tidak enak, tidak ada rasanya. Padahal saya sangat suka air putih jauh sebelum saya tahu jika air putih itu sangat bermanfaat bagi tubuh. Mama saya selalu minum air putih satu gelas besar setiap pagi dari sejak mudanya, sampai saat ini usianya sudah 60 lebih tetap terlihat segar dan selalu sehat. Manfaat air putih antara lain adalah memelihara fungsi ginjal, memperlancar pencernaan, menghindarkan dehidrasi, merawat kulit agar tetap segar, mengurangi resiko kanker kemih dan dapat mengontrol kalori. Bahkan ada yang bilang bisa terapi menghilangkan berbagai macam jenis penyakit jika kita teratur meminum satu-tiga gelas setiap pagi setelah bangun tidur.

3. Makan seadanya.

Brilio.net
Yang dimaksud makan seadanya adalah makan tanpa memperhitungkan kandungan gizi yang ada dalam makanan. Biasanya karena malas masak sendiri kita hanya beli lauk seperti sate, gorengan, ayam bakar dll tanpa membeli sayur dan buah. Padahal dulu waktu kita sekolah selalu diajarkan untuk makan 4 sehat 5 sempurna tapi pada kenyataan hanya 2 atau 3 saja yang kita makan. 

4. Menggunakan wadah plastik untuk makanan/minuman yang panas.

generasi3r.wordpress.com

Plastik memang praktis untuk membungkus makanan tetapi ternyata semua plastik dibuat dengan minyak bumi dengan berbagai bahan kimia yang berbahaya seperti Bisphenol A atau BPA, Polystirena dan Poly Vinyl Chlorida (PVC). Bila plastik terkena suhu panas, maka kandungan kimia berbahaya ini lepas dan bila termakan maka akan berbahaya bagi tubuh. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti kanker, kemandulan, kerusakan genetik, kesalahan kromosom, keguguran dan cacat lahir.

Bila mau menggunakan tempat makan yang terbuat dari plastik, perhatikan tanda yang biasanya ada di bagian bawah. Angka 5 adalah pilihan terbaik untuk tempat plastik digunakan untuk penyimpanan makanan dan minuman.  

5. Malas berolahraga.

image: bareblissbox.com

Jarang bergerak membuat tubuh kita jadi timbunan lemak, mudah sakit terutama gampang terkena penyakit diabetes, jantung koroner, masalah tulang belakang, kolesterol. Olahraga nggak harus di gym, bisa saja kita jalan-jalan memutari komplek perumahan atau sekali-kali jalan kaki atau naik sepeda ketika berangkat kerja atau ke sekolah. 

6. Suka bergadang.

image: Glumva.com

Bekerja memang penting supaya bisa memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Tapi porsi kerja juga harus diperhatikan. Kurang tidur sangat berbahaya bagi tubuh, karena bisa mengakibatkan pengentalan darah, aliran tidak lancar, penyumbatan di arteri, kolesterol yang tinggi dan mengalami penuaan dini baik kulit, jantung maupun sel otak kita. Peneliti dari universitas Chicago menemukan bahwa orang-orang muda yang berusia 18-27 tahun, dibatasi tidurnya hanya 4 jam sehari selama 6 hari berturut-turut akan mengalami metabolisme dan hormonal sama persis dengan orang-orang yang berusia 60 tahun. 
Benyamin Franklin berkata "tidur lebih awal dan bangunlah lebih awal membuat manusia bahagia, sehat, kaya dan bijak". Pada saat tidur manusia sebenarnya sedang melakukan proses detoksin atau pembuangan racun dalam tubuh. Proses ini berlangsung antara pukul 21.00 sampai 07.00.
                                                                                   
7. Sukar melepaskan kebiasaan merokok.

baocongthuong.com.vn

Buat kalian para pria, saya kasih tahu jika meerokok itu sama sekali nggak keren, nggak menambah kalian kelihatan jadi berwibawa atau berani. Sama sekali tidak. Justru menurut saya perokok itu baik pria maupun wanita adalah orang yang sangat keras kepala dan egois. Kenapa? Karena sebenarnya kalian sudah tahu kalau rokok itu berbahaya buat tubuh juga orang lain tapi tetap saja merokok. Pikirkan betapa sedih dan susahnya keluarga kalian jika kalian sakit atau mereka menderita sakit karena racun dari asap rokokmu. Berhentilah selama masih ada kesempatan. Tidak mudah dan tersiksa pada awalnya tapi akan lebih baik mencegah daripada mengobati nantinya. Mari sembuhkan Indonesia dengan tidak merokok.

8. Melewatkan sarapan pagi. 

image: Health Life

Satu lagi kebiasaan orang Indonesia adalah melewatkan sarapan, alasan klasiknya adalah karena sudah terlambat berangkat kerja atau ke sekolah. Padahal sarapan membuat pikiran kita fokus, mencegah kita makan cemilan berlebihan, meningkatkan energi dan mencegah naiknya gula darah. Makanan terbaik untuk sarapan adalah telur, roti, kopi, teh, pisang dan oatmeal. Sebaiknya hindari gorengan di pagi hari untuk hidup lebih sehat. Masukan sayur dan buah dalam menu sarapan juga ide yang paling baik untuk memulai hari penuh semangat. Ingat, jika tubuh sehat maka pekerjaan pun akan lancar.


Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati.

Tahukah kamu dalam laporan Human Development Report 2016 yang dikeluarkan UNDP menyebutkan bahwa di bidang kesehatan Indonesia berada di peringkat 113 tertinggal bandingkan dengan Singapura di rangking 5, Hongkong 12 dan Malaysia 59. Hal ini dikarenakan orang Indonesia lebih senang diobati jika sudah sakit daripada mencegah untuk jatuh sakit. Dibuktikan dengan banyaknya makanan Indonesia yang laris bukanlah jenis makanan sehat tetapi makanan yang justru kurang sehat. Gorengan lebih laku daripada jus buah. Bakso lebih laku dibandingkan dengan sayur sop. Makanan sehat memang lebih mahal tetapi berobat setelah sakit akan jauh lebih mahal dan nggak enak. Untuk makan saja jika sedang sakit nggak enak dan banyak sekali yang dihindari. 

Sumber referensi:
http://hdr.undp.org/en/content/health-index
https://www.solusififorlif.net/bahaya-minyak-goreng-bekas-jelantah/
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/membungkus-makanan-panas-dengan-plastik/

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.